Gunung Marapi Meletus Lagi, Abu Vulkanik Mengarah ke Utara, Warga Diminta Pakai Masker
📅 Selasa, 06 Mei 2025, 11:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
PADANG - Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi melaporkan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengarah ke sisi utara.
"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara," kata petugas PGA Gunung Marapi Teguh di Padang, Selasa (6/5).
PGA melaporkan gunung api setinggi 2.891 meter di atas permukaan laut (MDPL) tersebut kembali meletus pada pukul 08.40 WIB. Petugas PGA juga mencatat tinggi kolom abu vulkanik sekitar 500 meter di atas puncak gunung.
"Terjadi erupsi Gunung Marapi pukul 08.40 WIB dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak," kata dia.
Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 4,7 milimeter dan durasi sekitar 1 menit 56 detik. Saat ini, gunung api tersebut masih berstatus waspada atau Level II.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan kondisi itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi di antaranya melarang masyarakat, wisatawan, atau pengunjung berkegiatan di dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek).
PVMBG juga mengingatkan ancaman potensi lahar dingin terutama bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari puncak gunung api.
Kondisi tersebut terutama saat terjadi hujan atau musim hujan. Kemudian, apabila terjadi hujan abu masyarakat diimbau menggunakan masker penutup hidung dan mulut guna menghindari gangguan saluran pernapasan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!