Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPS Mencatat Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5 Persen pada Triwulan I

📅 Senin, 05 Mei 2025, 19:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPS Mencatat Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5 Persen pada Triwulan I Doc: ANTARA
Ket. Tangkapan layar Kepala BPS Jatim Zulkipli di Surabaya, Jawa Timur, Senin (5/5/2025).

SURABAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat perekonomian Jawa Timur pada kuartal triwulan I-2025 berhasil tumbuh 5 persen (year-on-year/yoy) atau tumbuh 1,14 persen secara kuartalan (quartal-to-quartal/qtq).

"Menurut lapangan usaha, semua mengalami pertumbuhan ekonomi positif kecuali pengadaan air," kata Kepala BPS Jatim Zulkipli di Surabaya, Jawa Timur, Senin(05/5).

Apabila dilihat berdasarkan lapangan usaha, terdapat beberapa lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan seperti pengadaan listrik dan gas sebesar 10,40 persen serta pertanian, kehutanan, dan perikanan 10,23 persen, sekaligus administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib 9,87 persen.

Menurut pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen Pengeluaran Konsumsi Akhir Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) sebesar 6,53 persen dan diikuti oleh komponen ekspor barang dan jasa sebesar 6,01 persen.

Kemudian, komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 5,12 persen, Komponen Pendapatan Keluarga Perempuan (PK-P) sebesar 3,12 persen, komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 2,20 persen serta komponen Impor Barang dan Jasa sebagai faktor pengurang dalam PDRB tumbuh 4,63 persen.

Secara spasial, Zulkipli menuturkan, struktur perekonomian Pulau Jawa pada triwulan I-2025 didominasi oleh tiga provinsi yaitu DKI Jakarta dengan kontribusi terhadap PDRB Pulau Jawa sebesar 29,35 persen, diikuti Provinsi Jawa Timur sebesar 25,11 persen, dan Provinsi Jawa Barat sebesar 22,50 persen. Sedangkan Provinsi Jawa Tengah sebesar 14,49 persen, Provinsi Banten sebesar 6,99 persen, dan Provinsi DI Yogyakarta sebesar 1,56 persen.

"Dalam hal ini, Jawa Timur memberikan kontribusi terhadap perekonomian Pulau Jawa sebesar 25,11 persen dengan pertumbuhan sebesar 5,00 persen," kata Zulkipli.

Sementara dari sisi pertumbuhan ekonomi triwulan I-2025, Jawa Timur menduduki provinsi ketiga dengan pertumbuhan tertinggi di Pulau Jawa sedangkan posisi pertama adalah Provinsi Banten 5,19 persen dan posisi kedua DI Yogyakarta 5,11 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
WMO dan PBB Peringatkan El Niño Meningkat Menuju Level Sangat Kuat, Timbulkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027 dan Dampaknya pada Masyarakat Rentan

WMO dan PBB Peringatkan El Niño Meningkat Menuju Level Sangat Kuat, Timbulkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027 dan Dampaknya pada Masyarakat Rentan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.