Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantuan 26 Ton Air Bersih untuk Warga Tanjungpinang

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 22:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bantuan 26 Ton Air Bersih untuk Warga Tanjungpinang Doc: Antara
Ket. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang, Kepri, menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak krisis kekeringan di wilayah Kelurahan Batu IX, Kamis (3/9/2026).

Tanjungpinang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang bersama BPBD Provinsi Kepri dan Dinas Sosial setempat menyalurkan bantuan 26 ton air bersih kepada masyarakat terdampak krisis kekeringan di wilayah Kelurahan Batu IX.

Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan permintaan air bersih yang diterima BPBD Kota Tanjungpinang pada Rabu (2/9) dari Ketua RT 02/RW 04.

"Permintaan disampaikan menyusul kondisi kekeringan yang menyebabkan masyarakat di sejumlah kawasan perumahan mengalami keterbatasan ketersediaan air bersih," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Tanjungpinang Yamin, Kamis malam.

Ia menyampaikan wilayah yang terdampak meliputi Perumahan Nusa Indah, Perumahan Bagindo, Perumahan Tinur Indah, dan Perumahan Zasya, Kelurahan Batu IX, dengan jumlah masyarakat yang dilayani mencapai sekitar 400 kepala keluarga.

Yamin menyebut pendistribusian air bersih dilakukan pada Kamis pagi, dimulai sekitar pukul 09.00 WIB hingga 15.30 WIB, dengan total bantuan yang disalurkan mencapai 26 ton air bersih.

Dalam pelaksanaannya, tim berkoordinasi dengan Ketua RT setempat untuk menentukan rumah-rumah warga yang membutuhkan bantuan air.

Air bersih yang didistribusikan berasal dari PDAM Tirta Kepri di Sungai Pulai, kemudian diangkut menggunakan mobil tangki milik instansi yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

"Pendistribusian air bersih merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap laporan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air akibat kondisi kekeringan," ujar dia.

Yamin menambahkan BPBD Tanjungpinang akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait apabila masih terdapat masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih.

Ia turut mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama kondisi kekeringan masih berlangsung serta segera menyampaikan laporan kepada perangkat wilayah apabila mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Nasional
Makin Jos, Anggaran Alat Ko...
Megapolitan
Polisi Buru Komplotan Pemal...
Luar Negeri
Ikan Pelangi Endemik Austra...
Advertisement
WMO dan PBB Peringatkan El Niño Meningkat Menuju Level Sangat Kuat, Timbulkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027 dan Dampaknya pada Masyarakat Rentan

WMO dan PBB Peringatkan El Niño Meningkat Menuju Level Sangat Kuat, Timbulkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027 dan Dampaknya pada Masyarakat Rentan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.