Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jembatan Ambruk Usai Diresmikan, Pemprov Jabar Turun Tangan Ambil Alih

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 23:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jembatan Ambruk Usai Diresmikan, Pemprov Jabar Turun Tangan Ambil Alih Doc: Istimewa.
Ket. Jembatan gantung di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jabar.

BANDUNG – Peristiwa ambruknya Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, sesaat setelah diresmikan, menjadi sorotan terhadap aspek keselamatan dan kualitas infrastruktur publik.

Jembatan tersebut melengkung ketika dilintasi puluhan orang secara bersamaan, sementara TNI AD menyebut beban yang melampaui kapasitas menjadi salah satu faktor terlepasnya tali sling penahan.

Insiden ini pun tidak sekadar soal jembatan yang gagal menahan beban, tetapi menjadi pengingat bahwa pembangunan infrastruktur harus dibarengi perencanaan, pengawasan, dan uji kelayakan yang ketat.

Terlebih, jembatan dibangun untuk menunjang konektivitas dan aktivitas ekonomi warga. Pemprov Jawa Barat kini mengambil alih penanganan dan berencana membangun jembatan permanen pada 2027, setelah mempertimbangkan keterbatasan anggaran Pemkab Pangandaran.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi mengambil alih penanganan jembatan gantung di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, seusai infrastruktur tersebut melengkung ke bawah sesaat setelah diresmikan pada Minggu (30/8).

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Bandung, Kamis, mengatakan Pemprov Jabar akan membangun jembatan permanen pada 2027 untuk menggantikan jembatan gantung nahas tersebut, guna menyokong konektivitas antarwilayah serta mobilitas kendaraan roda empat penopang ekonomi warga.

Dia membeberkan pengambilalihan proyek ini dilakukan karena mempertimbangkan keterbatasan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) milik Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

"Kami segera membangun jembatan permanen sehingga bisa dilewati banyak orang, mobil, bisa angkut hasil pertanian, peternakan, perikanan, dan kelautan," kata Dedi.

Dedi menegaskan bahwa fasilitas jembatan gantung yang roboh tersebut bukan merupakan hasil garapan ataupun proyek dari Pemprov Jabar.

Meski demikian, lanjut dia, intervensi pemerintah provinsi dinilai mendesak agar komoditas pangan dan aktivitas warga tidak terisolasi, sembari berpesan agar fasilitas permanen yang dibangun kelak tidak disalahgunakan untuk kegiatan membahayakan seperti balapan.

Sebelumnya, insiden nahas terjadi saat jembatan gantung Desa Margacinta ambruk mendadak pada Minggu (30/8) pukul 16.00 WIB.

Kejadian tersebut berlangsung sesaat setelah prosesi peresmian, ketika Bupati Pangandaran Citra Pitriyami bersama puluhan warga tengah berada di atas bentangan jembatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Daerah
Lebih Cermat Lagi Belanja D...
Advertisement
Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.