Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Gabah Tembus Rp8.000, Pemerintah Kaji Ulang HET dan HPP

6 Kamis, 03 Sep 2026, 22:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Gabah Tembus Rp8.000, Pemerintah Kaji Ulang HET dan HPP Harga Gabah Tembus Rp8.000, Pemerintah Kaji Ulang HET dan HPP Doc: ANTARA/Moh Ridwan
Ket. Arsip- Seorang petani di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah sedang menjemur gabah hasil panen sebelum digiling menjadi beras, Sabtu (11/3/2023).

JAKARTA – Harga beras dan gabah menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara kesejahteraan petani dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras di tingkat konsumen dan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah di tingkat petani menjadi instrumen pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan rantai perdagangan pangan tetap berjalan secara sehat.

Di tengah dinamika produksi, distribusi, dan perubahan biaya usaha tani, efektivitas kebijakan harga tersebut menjadi semakin penting agar petani tetap mendapat keuntungan yang layak tanpa membebani konsumen.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengatakan pemerintah masih mengkaji kemungkinan penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) beras dan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah, seiring kenaikan harga gabah di sejumlah daerah yang telah menembus Rp8.000 per kilogram.

“Penyesuaian HET, HPP itu kan mempunyai konsekuensi yang cukup kompleks. Kita tidak mau nanti kemudian ini justru menjadi pemicu inflasi. Jadi ini dikaji lebih dalam,” kata Hanif saat ditemui di Jakarta, Kamis (3/9).

Pernyataan tersebut disampaikan Hanif sekaligus merespons laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat harga beras di penggilingan, grosir, dan eceran terus naik selama delapan bulan berturut-turut pada Januari hingga Agustus 2026.

Hanif mengatakan pemerintah perlu memperhitungkan berbagai konsekuensi sebelum mengambil keputusan terkait penyesuaian HET dan HPP.

Adapun HPP gabah di tingkat petani saat ini ditetapkan Rp6.500 per kilogram, tetapi di sejumlah daerah harga gabah dilaporkan mencapai Rp7.700 per kilogram bahkan melampaui Rp8.000 per kilogram.

Di sisi lain, Hanif mengatakan pemerintah saat ini tengah melakukan penghitungan ulang ketahanan pangan nasional untuk memetakan dampak El Nino yang berlangsung lebih panjang dari perkiraan awal.

Menurut Hanif, meskipun ketersediaan stok pangan saat ini masih terjaga, pemerintah perlu memperhitungkan kondisi ke depan, terutama karena fenomena El Nino disertai curah hujan yang sangat rendah.

“Kita tentu tidak mau diam pada saat harga gabah di beberapa tempat sudah mencapai Rp8.000. Maka kita lakukan langkah-langkah rekalkulasi,” ujarnya.

Pemerintah, lanjutnya, mengaktifkan satuan tugas untuk menghitung ulang ketahanan pangan pada seluruh komoditas yang berpotensi terdampak El Nino.

Hanif menambahkan kebijakan pangan tidak dapat dipisahkan dari kebijakan impor dan ekspor. Oleh karena itu, pemerintah perlu mengetahui secara rinci kondisi setiap komoditas yang mengalami gangguan akibat kondisi iklim.

Ia juga mengingatkan El Nino tidak boleh ditanggapi dengan enteng karena dampaknya dapat mempengaruhi ketahanan pangan nasional.

“Kita ternyata belum mampu, belum tahan pada saat didera El Nino dengan curah hujan yang sangat rendah ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Sudin SDA Jakarta Pusat Nor...
Rona
Mark Lee Rilis Single Terba...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.