Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kondisi Tak Layak, Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Minta Revitalisasi Pasar Dilanjutkan

📅 Minggu, 04 Mei 2025, 09:15 WIB | Oleh:
Kondisi Tak Layak, Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Minta Revitalisasi Pasar Dilanjutkan Doc: ANTARA
Ket. Kondisi los C Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, yang tidak layak dan dipenuhi PKL.

JAKARTA - Sejumlah pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, meminta Perumda Pasar Jaya segera melanjutkan revitalisasi pasar itu, khususnya bagi pedagang yang berjualan di los C dan H.

Salah satu pedagang di los C Pasar Induk Kramat Jati, H. Khairul meminta penataan dan revitalisasi pasar itu segera dilanjutkan karena bangunan di tempatnya berjualan kondisinya sudah kurang layak akibat sudah berusia puluhan tahun.

"Kami juga ingin tempat jualan kami diperbaiki dan menjadi tempat yang layak seperti di los buah dan sayur yang kini terlihat bagus. Karena kalau bagus kan pasti banyak pembeli yang datang," kata dia yang berjualan cabai di Jakarta, Sabtu (3/5).

Selain gedungnya yang sudah tak sedap dipandang, kata dia, hampir sebagian besar teralis toko juga berdebu. Apalagi, ada beberapa toko yang tak berpenghuni sehingga menambah jelek pemandangan.

"Kalau kotor dan sudah tak layak seperti ini, mana ada pembeli yang datang? Makanya, sekarang kita cuma berharap langganan saja, kalau di luar dari itu nggak bakal ada yang mau masuk ke los C," ujar Khairul.

Pedagang lainnya yang berjualan di los H, H. Riki juga mengeluhkan kondisi gedung di los H yang masih satu atap dengan los C.

Selain kondisi bangunan yang kurang layak, kata dia, banyaknya pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang pintu masuk juga membuat dagangannya sepi.

"Pembeli nggak ada yang mau masuk karena memang PKL bebas berjualan di depan pintu masuk. Kami berharap selain gedungnya diperbaiki, PKL yang ada juga ditertibkan," kata Riki.

Menurut dia, keberadaan PKL sudah memenuhi pintu masuk sejak puluhan tahun lalu dan jumlahnya mencapai ratusan pedagang. Mereka bebas berjualan dan tidak bisa ditertibkan karena diduga dibekingi oleh oknum ormas.

"Mereka bisa berjualan karena bayar jutaan rupiah ke ormas dan sudah puluhan tahun sehingga sulit untuk ditertibkan," katanya.

Karena itu, dia berharap revitalisasi dan penataan segera dilanjutkan dan ketika sudah rapi pasti akan lebih banyak lagi pembeli yang datang.

Menanggapi keluhan pedagang itu, Manager Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun mengatakan, revitalisasi dan penataan untuk los C-1 memang sudah menjadi program lanjutannya. Saat ini sosialisasi juga sudah mulai dilakukan kepada para pedagang.

"Saat ini masih tahap sosialisasi dan mematangkan konsep, setelah itu dilakukan eksekusi. Intinya, di tahun ini revitalisasi akan dilakukan untuk menjadikan pasar induk semakin baik," kata Agus.

Selain itu, PKL yang ada di pintu-pintu masuk juga menjadi target penataan dan segera ditertibkan. Bahkan, penertiban sebelumnya sudah dilakukan di sisi kiri los sayur-mayur dan terus bergerak ke tempat lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Kunjungan Menteri Pertahanan Tailan

30 menit yang lalu | Ones

Nasional
Kunjungan Menteri Pertahana...
Nasional
Ekonomi Dinilai Sulit Tumbu...
Nasional
Perkuat Aksi Dini untuk Ant...
Luar Negeri
Trump Desak Raksasa Minyak ...

Min Aung Hlaing akan Kunjungi Tailan

1 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Min Aung Hlaing akan Kunjun...
MILITER

Tokyo Ingin Tingkatkan Kekuatan Militer

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Tokyo Ingin Tingkatkan Keku...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.