Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kampus Harus Jadi Simbol Pemikiran, Pusat Riset, dan Inovasi yang Memberi Dampak Nyata

📅 Jumat, 02 Mei 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Keinginan Presiden RI, Prabowo Subianto, bahwa Indonesia mampu sejajar dengan negara-negara maju. Salah satu indikator utamanya, adalah pendapatan per kapita dan pemerataan kesejahteraan.

Untuk mencapainya, budaya ilmiah dan teknologi harus tertanam kuat di kampus dan kampus pun harus menjadi simbol pemikiran, pusat riset, dan inovasi, yang bisa memberi dampak nyata.

Bagaimana dengan peran kampus terhadap ekosistem riset?

Penting mendorong peran kampus dalam memperkuat ekosistem riset dan pengembangan. Kalau riset ini berjalan sedikit demi sedikit, dampaknya akan sangat besar. Kampus harus menjadi tempat dimana dosen sibuk meneliti dan riset mereka berkontribusi bagi industri maupun masyarakat.

Semua itu yang akan kami dorong lewat program Kampus Berdampak. Sebab, penting membuka akses ilmu pengetahuan lebih luas bagi masyarakat.

Bagaimana dengan riset oleh perguruan tinggi?

Saya mendorong semua perguruan tinggi menggeliatkan budaya riset. Ketika riset bergulir dengan baik, tentu akan memberikan dampak positif bagi daerah.

Kampus harus bertanggung jawab atas bagaimana masyarakat di sekitarnya senang dengan pengetahuan, sains dan teknologi. Kampus pun dituntut mampu meningkatkan minat baca hingga menularkan penguasaan sains dan teknologi kepada mahasiswa agar menjadi generasi hebat di masa mendatang.

Sesuai pesan Bapak Presiden Prabowo, bahwa bangsa yang menguasai sains dan teknologi akan menjadi bangsa yang maju dan berdaya saing di tingkat global.

Jika banyak dosen yang banyak melakukan penelitian, maka hal itu menjadi salah satu indikator bahwa budaya ilmiah itu ada.

Bagaimana Anda menanggapi polemik kehadiran personel TNI di sejumlah kampus yang belakangan disorot publik?

Kampus tempat yang terbuka untuk melakukan kerja sama dengan berbagai pihak dalam riset inovasi. Kalau dari kami, dalam konteks kerja sama penelitian, kerja sama kuliah akademik, mengisi materi, dan sebagainya, tentu kampus itu adalah tempat yang terbuka dan sudah banyak berjalan sebenarnya.

Mitra kampus tidak hanya dari kalangan TNI ataupun industri, melainkan semua pihak juga dapat terlibat dalam proses pengajaran dan penelitian. Jadi sekali lagi dalam konteks itu, Kemdiktisaintek menyampaikan kampus itu tempat terbuka, karena justru dengan keterbukaan, dengan kerja sama berbagai pihak, permasalahan-permasalahan untuk riset inovasi menjadi lebih luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Harga Cabai di Mataram Turu...
Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.