Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Observatorium Bosscha Siapkan Infrastruktur dan SDM Dukung Kunjungan untuk Umum, Simak Jadwal Hari dan Waktu Pembukaannya!

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 19:37 WIB | Oleh:
Observatorium Bosscha Siapkan Infrastruktur dan SDM Dukung Kunjungan untuk Umum, Simak Jadwal Hari dan Waktu Pembukaannya! Doc: ANTARA/Ilham Nugraha.
Ket. Observatorium Bosscha yang belum dapat dibuka untuk umum, di Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat.

BANDUNG BARAT - Pengelola Observatorium Bosscha di Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat, masih mempersiapkan infrastruktur dan kesiapan sumber daya manusia pendukung, guna membuka kembali program kunjungan bagi masyarakat umum.

Peneliti Observatorium Bosscha, Yatny Yulianty, dalam keterangannya di Bandung Barat, Minggu (7/6), mengatakan, saat ini observatorium yang dikelola Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut belum dibuka untuk kunjungan umum karena sejumlah persiapan masih dilakukan secara bertahap.

"Sedang dalam persiapan untuk program kunjungan bagi masyarakat umum. Persiapan yang kita lakukan bertahap, terutama infrastruktur penunjang," katanya.

Yatny menjelaskan kapasitas dan daya dukung yang tersedia saat ini belum memungkinkan untuk menerima pengunjung dalam jumlah besar karena aspek kenyamanan dan keamanan pengunjung juga menjadi pertimbangan utama, sebelum program tersebut dijalankan.

Menurut dia, proses persiapan ditargetkan dapat rampung dalam waktu dekat, meski waktu pelaksanaannya masih menyesuaikan dengan berbagai kebutuhan operasional yang ada.

"Ya sekarang kita masih persiapkan, mudah-mudahan paling cepat di bulan Juni ini bisa selesai. Atau mungkin di bulan Juli, karena kita juga mempertimbangkan SDM yang terbatas karena harus melaksanakan program lainnya di luar Bosscha," ujar Yatny.

Meski belum menerima kunjungan masyarakat umum, Observatorium Bosscha tetap membuka program kunjungan edukasi bagi rombongan sekolah dengan jumlah peserta yang dibatasi.

Yatny mengatakan kunjungan pelajar dilaksanakan setiap Selasa dan Kamis dalam dua sesi, yakni pukul 09.00-11.00 WIB dan pukul 13.00-15.00 WIB.

"Kalau kunjungan ada, terbatas hanya program kunjungan grup sekolah. Itu pun jumlahnya terbatas juga, tidak terlalu banyak. Pelaksanaannya di hari Selasa dan Kamis, dibagi ke dalam dua sesi," katanya.

Selain menyiapkan program kunjungan umum pada siang hari, pihaknya juga tengah mengkaji kemungkinan penyelenggaraan tur malam yang memungkinkan pengunjung menikmati pengamatan benda langit secara langsung.

Namun, dia menyebut rencana tersebut masih mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk kesiapan fasilitas pendukung serta kondisi cuaca dan tingkat kecerahan langit yang sangat menentukan kualitas pengamatan astronomi.

"Tur malam belum bisa juga, karena cuaca berpengaruh. Kita melihat dulu bagaimana peluang langitnya agar cerah supaya mendukung pelaksanaan tur di malam hari. Intinya semua situasional," kata Yatny. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Luar Negeri
Ikan Pelangi Endemik Austra...
Advertisement
WMO dan PBB Peringatkan El Niño Meningkat Menuju Level Sangat Kuat, Timbulkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027 dan Dampaknya pada Masyarakat Rentan

WMO dan PBB Peringatkan El Niño Meningkat Menuju Level Sangat Kuat, Timbulkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027 dan Dampaknya pada Masyarakat Rentan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.