Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penertiban Penjual Petasan di Malam Ramadan

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 22:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penertiban Penjual Petasan di Malam Ramadan Doc: Antara
Ket. Anggota Satpol PP dan Wilayatul Hisbah memasukkan barang dagangan milik pedagang ke dalam kardus saat penertiban penjualan petasan di Banda Aceh, Aceh, Senin (2/3/2026).

Banda Aceh - Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Satuan Polisi Pamong Praja/Wilayatul Hisbah (WH) menertibkan pedagang petasan dalam rangka memberikan kenyamanan masyarakat beribadah di malam Ramadan.

"Penertiban penjual petasan ini kita laksanakan bagian dari memberikan rasa nyaman warga beribadah Shalat Tarawih dan lainnya," kata Kepala Satpol PP/WH Banda Aceh Muhammad Rizal di Banda Aceh, Rabu.

Dirinya menyampaikan penertiban penjualan ini telah dilaksanakan sejak malam kemarin dan terus berlangsung hingga selama Ramadan, dengan petugas sudah menyasar seluruh kecamatan di ibu kota Provinsi Aceh itu.

Langkah ini, katanya, perlu dilakukan agar masyarakat tidak membeli petasan dan menyulut saat orang-orang melaksanakan Shalat Tarawih maupun tadarus.

"Intinya, penertiban ini sebagai upaya kita menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat, dan ini terus kita lakukan selama Ramadan," ujarnya.

Ia menegaskan penertiban ini bukannya pemerintah tidak memberikan izin masyarakat berdagang, tetapi jangan dijual saat warga sedang beribadah.

Penertiban ini, katanya, juga bagian dari menjalankan seruan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banda Aceh terkait kegiatan selama bulan suci Ramadhan.

Dalam seruan tersebut, masyarakat diminta untuk menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah, dilarang memperjualbelikan maupun menyulut petasan, mercon, dan kembang api yang berpotensi mengganggu pelaksanaan ibadah.

Masyarakat juga diimbau tidak melakukan balapan liar atau aktivitas berkendara yang membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya, khususnya pada malam hari dan menjelang sahur.

"Diharapkan, seruan bersama ini dapat dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga Ramadan di Banda Aceh berlangsung aman, tertib, dan penuh keberkahan," demikian M Rizal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.