Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengapa Jalan Kaki Lebih Baik dari Jogging dan Lari bagi Orang Tertentu? Inilah Alasannya

📅 Minggu, 27 Apr 2025, 22:04 WIB | Oleh:
Mengapa Jalan Kaki Lebih Baik dari Jogging dan Lari bagi Orang Tertentu? Inilah Alasannya Doc: ANTARA/Pexel/Tirachard Kumtanom
Ket. Ilustrasi seorang perempuan sedang berolahraga.

JAKARTA - Ketika berbicara tentang kebugaran, kita sering mendengar nasihat yang sama untuk semua orang, salah satunya rekomendasi untuk berlari dan jogging. Namun, tidak semua orang memiliki tubuh, gaya hidup, atau tujuan kesehatan yang cocok untuk berlari atau jogging.

Faktanya, bagi sejumlah orang, berjalan kaki bisa menjadi pilihan yang lebih baik, lebih cerdas, dan lebih berkelanjutan.

Berjalan kaki sangat lembut untuk tubuh, mudah bagi persendian, dan baik untuk pikiran. Meskipun berlari memiliki tempatnya dalam kebugaran (terutama bagi mereka yang mengejar kecepatan atau daya tahan), berjalan kaki memenangkan pertandingan panjang bagi orang-orang yang ingin tetap konsisten, menghindari cedera, dan membangun kebiasaan seumur hidup.

Berikut beberapa manfaat berjalan kaki sebagaimana dibagikan Timesofindia, Minggu:

Jauh lebih baik untuk persendian

Jika Anda adalah seseorang yang memiliki masalah lutut, radang sendi, kelebihan berat badan, atau baru memulai perjalanan kebugaran, berjalan kaki adalah pilihan yang tepat.

Berlari menempatkan hampir tiga kali lipat berat badan pada persendian Anda di setiap langkah.

Di sisi lain, berjalan kaki memberi semua manfaat gerakan tanpa rasa lelah. Hal ini membuatnya ideal untuk orang dewasa yang lebih tua, orang dengan riwayat nyeri sendi, atau siapa pun yang baru pulih dari cedera.

Jika Anda pernah mengompres lutut setelah jogging atau merasakan tulang kering merayap, Anda pasti tahu perjuangannya. Berjalan kaki tidak hanya menghindari hal itu, ini secara aktif memperkuat otot dan tulang dari waktu ke waktu dengan cara yang lebih lembut dan berkelanjutan.

Lebih mudah dilakukan

Ide untuk mengikat tali sepatu dan berlari jauh dan berkeringat tidaklah menarik setiap har, terutama jika Anda memiliki pekerjaan yang padat, tugas mengasuh anak, atau tidak suka olahraga kardio yang intens.

Namun, berjalan kaki dapat dimasukkan ke dalam hampir semua rutinitas. Jalan-jalan pagi sebelum sarapan? Selesai. Jalan kaki setelah makan malam di sekitar rumah? Mudah. Jalan kaki singkat saat istirahat makan siang di kantor? Sangat bisa dilakukan.

Resistensi mental saat berjalan kaki lebih kecil karena tidak terasa seperti “olahraga”, melainkan seperti bergerak, bernapas, dan beristirahat.

Konsistensi inilah yang menjadi keajaibannya. Anda bisa jogging selama dua minggu dan menyerah, atau Anda bisa berjalan kaki setiap hari selama bertahun-tahun dan benar-benar melihat hasil yang bertahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Luar Negeri
Pakistan Gencarkan Prinsip ...
Luar Negeri
Babak Baru Diplomasi: Trump...
Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.