Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Verstappen Memburu Penutup Manis di Zandvoort

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 06:37 WIB | Oleh:
Verstappen Memburu Penutup Manis di Zandvoort Doc: Andrej ISAKOVIC / AFP
Ket. Pembalap Red Bull Racing asal Belanda, Max Verstappen, bereaksi saat berbicara dengan mekanik tim selama sesi latihan ketiga di Sirkuit Spa-Francorchamps, Spa, menjelang Grand Prix Formula Satu Belgia, pada 18 Juli 2026.

ZANDVOORT, BELANDA - Setelah hampir sebulan menjalani jeda musim panas, Formula 1 kembali bergulir dengan Grand Prix Belanda di Sirkuit Zandvoort. Balapan akhir pekan ini bukan sekadar pertarungan memperebutkan kemenangan tetapi juga menjadi penutup sebuah era karena Zandvoort akan meninggalkan kalender Formula 1 setelah gelaran 2026.

Sirkuit yang berada di tengah bukit pasir pantai Belanda itu selama beberapa tahun terakhir menjadi panggung istimewa bagi Max Verstappen. Pembalap Red Bull tersebut memenangi tiga edisi beruntun pada tahun 2021 hingga 2023 sebelum Lando Norris merebut kemenangan pada tahun 2024 dan Oscar Piastri menjadi pemenang tahun lalu.

Kini Verstappen kembali menghadapi balapan kandangnya dalam situasi berbeda. Performa Red Bull sepanjang musim belum memenuhi harapan. Meski demikian Verstappen tetap mampu empat kali naik podium dan selalu menjadi ancaman ketika tampil di Zandvoort. Dia bahkan membawa desain helm khusus bernuansa Belanda bersama Red Bull untuk merayakan penampilan terakhir di sirkuit tersebut.

Namun Verstappen menegaskan bahwa ambisinya kali ini tidak semata mengejar kemenangan. Dia ingin menikmati balapan terakhir bersama ribuan pendukungnya. “Ini adalah Grand Prix kandang saya jadi pastinya saya akan sangat menikmatinya,” ujar Verstappen. Dia berharap pengalaman mengemudi di Zandvoort jauh lebih menyenangkan dibandingkan balapan sebelumnya di Hungaria.

Menurut Verstappen berakhirnya Formula 1 di Zandvoort bukan berarti hubungan dengan sirkuit tersebut ikut berakhir. Trek itu masih dapat digunakan untuk berbagai ajang balap maupun kegiatan track day. Karena itu dia memilih menikmati kesempatan terakhir tampil dengan mobil Formula 1 bersama para penggemar.

Zandvoort memang memiliki karakter yang berbeda dibandingkan mayoritas sirkuit modern. Lintasannya cepat sekaligus sempit dengan kombinasi tikungan teknis yang menuntut keberanian dan presisi. Tikungan pertama setelah lintasan lurus panjang menjadi salah satu titik terbaik untuk menyalip. Namun kesalahan kecil dapat berakibat fatal karena area run off relatif terbatas dan kerikil serta rumput menunggu di luar lintasan.

Pierre Gasly bahkan pernah menggambarkan Zandvoort seperti meluncur menggunakan kereta luncur. Gambaran tersebut mencerminkan karakter trek yang mengalir cepat tetapi membutuhkan kontrol tinggi. Formula 1 kembali ke Zandvoort pada tahun 2021 setelah absen selama 36 tahun.

Kembalinya sirkuit tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan basis tradisional Eropa ketika kalender Formula 1 semakin melebar ke Amerika dan Timur Tengah. Kehadiran Verstappen kemudian membuat Grand Prix Belanda berubah menjadi salah satu balapan dengan atmosfer paling meriah di kalender.

Secara statistik Zandvoort memiliki panjang 4,3 kilometer dan balapan berlangsung selama 72 lap dengan jarak total sekitar 306 kilometer. Rekor lap 1 menit 11,097 detik dicatat Lewis Hamilton pada tahun 2021. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.