Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Warga Hilang Hak Bansos, DPRD DKI Minta Pemprov Sediakan Kanal Sanggah

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 16:25 WIB | Oleh:
Cegah Warga Hilang Hak Bansos, DPRD DKI Minta Pemprov Sediakan Kanal Sanggah Doc: ANTARA
Ket. Persoalan ketidakakuratan data desil di Jakarta dinilai dapat berdampak langsung terhadap hak masyarakat. Data sosial ekonomi yang tidak sesuai kondisi sebenarnya berpotensi membuat warga kehilangan akses terhadap bantuan sosial, pendidikan, maupun sejumlah layanan pemerintah.

JAKARTA - Persoalan ketidakakuratan data desil di Jakarta dinilai dapat berdampak langsung terhadap hak masyarakat. Data sosial ekonomi yang tidak sesuai kondisi sebenarnya berpotensi membuat warga kehilangan akses terhadap bantuan sosial, pendidikan, maupun sejumlah layanan pemerintah.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Khoirudin meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperbaiki mekanisme pemutakhiran dan verifikasi data. Menurutnya, proses tersebut harus dibuat lebih cepat, akurat, transparan, serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengoreksi data yang keliru.

"Jangan sampai warga kehilangan hak hanya karena data tidak sesuai," ujar Khoirudin, beberapa waktu lalu.

Khoirudin menilai digitalisasi pemerintahan tidak cukup hanya dengan membangun sistem pendataan secara elektronik. Pemerintah juga perlu memastikan tersedia mekanisme koreksi ketika informasi dalam sistem sudah tidak lagi mencerminkan kondisi sosial ekonomi warga.

Menurut Khoirudin, kelurahan dan kecamatan perlu memiliki prosedur yang jelas untuk menerima sekaligus menindaklanjuti laporan masyarakat terkait ketidaksesuaian data. Keberadaan mekanisme tersebut penting agar warga tidak mengalami kesulitan ketika ingin memperbaiki informasi yang berpengaruh terhadap akses layanan pemerintah.

"Warga jangan dipingpong," tegas Khoirudin.

Ia meminta Pemprov DKI menyediakan kanal sanggah yang mudah digunakan oleh masyarakat. Kanal tersebut perlu dilengkapi dengan informasi mengenai dokumen yang harus disiapkan, petugas yang bertanggung jawab melakukan verifikasi, serta batas waktu penyelesaian setiap laporan.

Dengan mekanisme yang jelas, masyarakat dapat mengetahui tahapan pengajuan koreksi sekaligus memperoleh kepastian mengenai tindak lanjut laporan mereka. Pemerintah pun dapat membangun sistem pengaduan yang lebih terukur dan mengurangi risiko warga kehilangan hak akibat persoalan administratif.

Khoirudin menilai perangkat kelurahan dan kecamatan memiliki posisi penting dalam proses verifikasi data sosial ekonomi. Kedua tingkatan pemerintahan tersebut dinilai paling dekat dengan masyarakat sehingga memiliki peluang lebih besar untuk mengetahui kondisi warga secara langsung.

"Teknologi harus membantu aparatur, bukan membuat keputusan menjadi kaku," kata Khoirudin.

Ia menekankan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pendataan seharusnya mempercepat pelayanan, bukan justru menjadi penghalang ketika terdapat perubahan kondisi masyarakat. Karena itu, sistem digital perlu tetap memberikan ruang bagi aparatur untuk melakukan verifikasi dan pembaruan berdasarkan kondisi faktual di lapangan.

Pemprov DKI juga didorong melakukan evaluasi secara berkala terhadap pengelolaan data desil. Evaluasi tersebut dapat mencakup jumlah pengaduan yang masuk, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan laporan, hingga jumlah warga yang akhirnya dinyatakan berhak setelah melalui proses verifikasi ulang.

Menurut Khoirudin, indikator tersebut penting untuk mengetahui apakah mekanisme pemutakhiran data telah berjalan efektif. Pemerintah juga dapat menggunakan hasil evaluasi untuk memperbaiki proses pendataan sekaligus memastikan bantuan dan layanan publik diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

"Data harus mengikuti kondisi masyarakat," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Daerah
Komite Eksekutif Papua Kawa...
Luar Negeri
Negeri Samba Gelar Pemilu y...

Korsel: Korut Luncurkan Misil Berteknologi AI

47 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Korsel: Korut Luncurkan Mis...

Kaum Migran Myanmar Kembali ke Tanah Air

1 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Kaum Migran Myanmar Kembali...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.