Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Magnet Terkuat di Alam Semesta

31 Kamis, 20 Agu 2026, 07:37 WIB | Oleh:
Magnet Terkuat di Alam Semesta Magnet Terkuat di Alam Semesta Doc: Nasa
Ket. Bintang neutron terbentuk pada saat-saat terakhir kehidupan sebuah bintang yang sangat besar (dengan massa lebih dari sekitar delapan kali massa Matahari kita), ketika bahan bakar nuklir di intinya akhirnya habis. Dalam akhir yang tiba-tiba dan dahsyat, lapisan luar bintang terlontar dengan energi yang sangat besar dalam ledakan supernova.

BINTANG neutron bukan sekadar objek paling padat di alam semesta. Sebagian di antaranya memiliki medan magnet yang begitu kuat hingga menjadi magnetar, yaitu objek dengan medan magnet terkuat yang pernah diketahui. Jika bintang neutron biasa sudah merupakan objek yang ekstrem, magnetar dapat dianggap sebagai versi paling ekstremnya.

Untuk memahami asal-usul medan magnet yang luar biasa ini, kita perlu kembali ke saat sebuah bintang masif mengalami keruntuhan supernova. Ketika inti bintang menyusut secara drastis, medan magnet yang sebelumnya tersebar di wilayah sangat luas ikut terkompresi ke ruang yang amat kecil.

Selain itu, rotasi bintang yang sangat cepat dan pergerakan materi bermuatan di dalamnya memicu proses dinamo (convective dynamo) yang memperkuat medan magnet secara masif, seperti yang dirumuskan oleh Duncan dan Thompson (1992). Hasil akhirnya adalah objek dengan kombinasi massa yang sangat besar, ukuran kecil seukuran kota, rotasi cepat, dan medan magnet yang luar biasa kuat.

Perbandingannya terasa sangat kontras jika disandingkan dengan medan magnet yang biasa kita kenal. Medan magnet Bumi rata-rata berada pada kisaran 0,5 gauss, sementara bintang neutron biasa memiliki medan magnet sekitar  gauss. Pada magnetar, kekuatannya dapat mencapai  hingga  gauss. Angka tersebut menunjukkan bahwa magnetar memiliki medan magnet sekitar seribu triliun kali lebih kuat daripada Bumi.

Pada tahun 1998, astrofisikawan NASA, Chryssa Kouveliotou, berhasil memimpin tim peneliti yang mengonfirmasi keberadaan objek ini setelah mengamati magnetar SGR 1806-20 yang berjarak sekitar 40.000 tahun cahaya dari Bumi (Kouveliotou et al., Nature, 1998).

Ia menggambarkan temuan tersebut dengan menyatakan: “Medan magnet yang dihasilkan bintang ini benar-benar luar biasa,” ungkapnya.

Pernyataan Kouveliotou menegaskan bahwa kekuatan magnet yang ditemukan berada pada tingkat yang belum pernah diamati pada objek astronomi lain sebelumnya. Medan magnet magnetar bertindak sebagai reservoir energi yang sangat besar.

Ketika terjadi gangguan pada medan tersebut, energi dilepaskan dalam bentuk semburan sinar-X dan sinar gamma yang amat dahsyat. Fenomena ini juga memengaruhi struktur fisik bintang itu sendiri.

Kerak padat bintang neutron terikat erat dengan medan magnetnya. Astrofisikawan Sam Lander dari University of East Anglia, dalam studinya mengenai mekanika kerak magnetar (Lander, Monthly Notices of the Royal Astronomical Society), menjelaskan tekanan ekstrem tersebut: “Kerak bintang neutron memang sangat kuat, tetapi medan magnet magnetar yang intens dapat meregangkannya hingga melampaui batas kemampuannya,” ungkapnya.

Ketika kerak tersebut tidak lagi mampu menahan tekanan medan magnet yang luar biasa besar, terjadi retakan permukaan yang dikenal sebagai starquake atau gempa bintang. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
Advertisement
Comeback Dramatis! Amri/Nita Bangkit dari Ketertinggalan dan Lolos Semifinal Hylo Open

Comeback Dramatis! Amri/Nita Bangkit dari Ketertinggalan dan Lolos Semifinal Hylo Open

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.