Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dewan Kerajinan Nasional Daerah Dorong Standardisasi Makanan Khas Betawi

📅 Jumat, 25 Apr 2025, 13:35 WIB | Oleh:
Dewan Kerajinan Nasional Daerah Dorong Standardisasi Makanan Khas Betawi Doc: antara foto
Ket. Ketua Dekranasda DKI Jakarta Endang Nugrahani Pramono di Jakarta, Jumat (25/4).

JAKARTA - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi DKI Jakarta menilai makanan khas Betawi yang ada di berbagai wilayah perlu dilakukan standardisasi, mulai dari kualitas hingga cita rasa.

"Untuk makanan mungkin distandardisasi supaya yang dijual itu kualitasnya sama. Mungkin karena tradisional jadi dianggap tidak ada ukurannya," ujar Ketua Dekranasda DKI Jakarta Endang Nugrahani Pramono di Jakarta, Jumat (25/4).

Hani mengatakan makanan-makanan tradisional di berbagai wilayah administrasi Jakarta memiliki ciri khasnya masing-masing termasuk dari sisi cita rasa.

Karena itu, dia mengusulkan adanya standardisasi makanan khas yang ada di Jakarta, kendati tak merinci makanan-makanan yang dimaksud.

Hani kemudian meminta agar ada salah satu produk makanan yangbisa dikembangkan Dekrasnasda. Karena selama ini cakupan produk Dekranasda meliputi berbagai kerajinan tangan dan lokal termasuk batik Betawi, kerajinan tangan, suvenir Betawi, fesyen, pakaian jadi, kebaya khas Betawi, serta produk kecantikan serta wewangian.

Disampaikan Hani, Dekranasda DKI sebagai organisasi yang bertugas membina dan memberdayakan para perajin, memiliki tanggung jawab besar untuk terus mendorong kemajuan industri kerajinan di Ibu Kota.

"DKI Jakarta memiliki potensi luar biasa karya-karya yang kreatif inovatif dan memiliki daya saing yang tinggi," kata dia.

Hani berharap tercipta sinergi yang baik antar pengurus, anggota, dan perajin dalam mengeluarkan ide dan menciptakan peluang-peluang baru yang lebih bermanfaat dan menarik, sekaligus meningkatkan kesejahteraan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno berpendapat terkait rasa makanan khas di Jakarta yang tak sama menandakan dari kualitas harus dijaga.

"Makanan enak, tapi rasanya tidak akan sama. Ini berarti kualitasnya yang harus dijaga," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.