Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mendukbangga Meninjau Program MBG untuk Ibu Hamil di Palembang

📅 Selasa, 15 Apr 2025, 21:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mendukbangga Meninjau Program MBG untuk Ibu Hamil di Palembang Doc: ANTARA
Ket. Suasana saat Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji, meninjau program MBG untuk ibu hamil dan menyusui di Posyandu Mawar Merah Kelurahan 32 Ilir, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (15/4/2025).

PALEMBANG – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Wihaji, meninjau program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil dan menyusui di Posyandu Mawar Merah Kelurahan 32 Ilir, Palembang, Sumatera Selatan.

"Hari ini, saya mengunjungi makan bergizi gratis (MBG) yang merupakan bagian dari program Presiden Prabowo. Kebetulan di Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dikasih tugas tambahan ini," katanya di Palembang, Selasa (15/4).

Ia menjelaskan tugas di Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, yaitu mendata ibu hamil, menyusui, dan balita non-PAUD, lalu mendistribusikan MBG khusus ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

"Maka hari ini saya berkunjung ke Sumsel sudah jalan belum, karena kita sudah PKS, yang sudah ada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) jalan. Meskipun baru ada satu, seperti di Kota Palembang ini adanya di Ilir Barat II," katanya.

Ia menerangkan khusus ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD, jumlahnya minimal 10 persen dari kuota MBG. Misalkan kuota MBG 3.400 orang maka 340 orang, khusus ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

Ia menyebut target pelaksanaan program MBG pada April 2025 sekitar tiga juta orang, sedangkan hingga akhir Desember 2025 sekitar 80 juta orang.

"Prinsipnya pemberian MBG khusus ibu hamil, ibu menyusui dan balita non paud ini untuk mencegah stunting. Makan untuk memastikan 1.000 hari dikasih asupan gizi, karena kalau sudah dua tahun terjadi stunting penyembuhannya sulit," katanya.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengaku mendampingi Menteri untuk mengecek MBG yang spesial karena sasarannya ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

"Dulu belum ada MBG stunting di Sumsel turun, apalagi ada MBG kalau bisa terus diadakan seperti ini bisa-bisa di Sumsel zero stunting," katanya.

Ia menyebut pendanaan MBG berasal dari pemerintah pusat, sedangkan Pemprov Sumsel turut mengawasi pelaksanaan program itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

37 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.