Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tunisia Ganti Pelatih Usai Dibantai Swedia, Herve Renard Dipanggil untuk Selamatkan Misi Piala Dunia

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 00:05 WIB | Oleh:
Tunisia Ganti Pelatih Usai Dibantai Swedia, Herve Renard Dipanggil untuk Selamatkan Misi Piala Dunia Doc: AFP
Ket. Herve Renard.

LOS ANGELES — Federasi Sepak Bola Tunisia bergerak cepat setelah kekalahan telak 1-5 dari Swedia di Piala Dunia 2026. Sabri Lamouchi resmi dipecat dan posisinya digantikan oleh pelatih asal Prancis, Herve Renard.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Federasi Sepak Bola Tunisia melalui televisi nasional, Selasa (16/6) waktu setempat. Renard akan bertugas menangani tim nasional Tunisia hingga akhir Piala Dunia 2026.

"Presiden Federasi Sepak Bola Tunisia, Moez Nassari, mengumumkan bahwa kesepakatan resmi telah tercapai dengan pelatih Prancis Herve Renard untuk memimpin tim nasional hingga akhir Piala Dunia 2026," demikian pernyataan yang disampaikan lembaga penyiaran publik Tunisia.

Pergantian ini terjadi hanya beberapa hari setelah Tunisia mengalami kekalahan paling mengecewakan di fase grup. Kekalahan 1-5 dari Swedia membuat peluang The Eagles of Carthage untuk melaju ke babak gugur menjadi jauh lebih sulit.

Lamouchi sebenarnya baru menjabat sejak Januari lalu. Mantan pemain internasional Prancis itu belum memiliki waktu panjang untuk membangun fondasi permainan Tunisia sebelum tekanan besar datang akibat hasil buruk di panggung dunia.

Penunjukan Renard menjadi langkah berani Tunisia karena pelatih berusia 57 tahun itu memiliki rekam jejak kuat di sepak bola internasional.

Nama Renard paling dikenal setelah membawa Arab Saudi menciptakan salah satu kejutan terbesar Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu, Arab Saudi secara mengejutkan mengalahkan Argentina yang kemudian menjadi juara dunia.

Pengalaman tersebut membuat Renard dianggap sebagai pelatih yang mampu mengangkat mental tim underdog dalam turnamen besar.

Sebelum kembali ke sepak bola putra, Renard juga sempat menangani tim nasional wanita Prancis.

Kini, tantangan baru menantinya bersama Tunisia. Ia harus segera memperbaiki organisasi pertahanan, meningkatkan kepercayaan diri pemain, dan menjaga peluang tim untuk lolos dari Grup F.

Setelah kekalahan dari Swedia, Tunisia tidak punya banyak ruang untuk melakukan kesalahan.

Pertandingan berikutnya melawan Jepang pada Sabtu akan menjadi laga krusial. Kemenangan bisa menghidupkan kembali peluang mereka, sementara hasil negatif hampir pasti membuat perjalanan Tunisia semakin berat.

Renard akan menghadapi pekerjaan besar karena Tunisia membutuhkan perubahan cepat, baik secara taktik maupun mental.

Dengan pengalaman menghadapi tekanan Piala Dunia, Tunisia berharap Renard mampu mengulang kisah suksesnya bersama Arab Saudi dan mengubah situasi sulit menjadi peluang baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Wali Kota Bandung Bertekad ...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

ASDP Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Selat Bali, Keselamatan Tetap Prioritas Utama

ASDP Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Selat Bali, Keselamatan Tetap Prioritas Utama

29 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.