Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ASDP: Kendaraan Logistik dan Bus Dominasi Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk

📅 Minggu, 06 Apr 2025, 02:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
ASDP: Kendaraan Logistik dan Bus Dominasi Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Doc: ANTARA/PT ASDP
Ket. Antrean kendaraan periode arus balik Lebaran 2025 di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Sabtu (5/4).

JAKARTA - Angkutan umum termasuk bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) mulai mendominasi pelabuhan Ketapang di Jawa Timur - Gilimanuk di Bali, pada periode arus balik Lebaran Idul Fitri 2025.

PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat lonjakan signifikan pada trafik arus balik Lebaran 2025 dari Jawa ke Bali, sejak Jumat (4/4) atau H+3 Lebaran, dengan total 12.775 unit kendaraan dan 42.108 orang yang telah menyeberang melalui Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk.

"Terdapat peningkatan pergerakan kendaraan logistik dan angkutan umum pada periode tersebut," kata Corporate Secretary PT. ASDP, Shelvy Arifin dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (5/4) malam.

Dia menyebutkan bahwa jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu jumlah kendaraan truk saat ini tercatat meningkat hingga 69 persen dan jumlah bus naik 21 persen.

Pihaknya mencatatkan secara total jumlah jumlah pergerakan mulai dari H-10 hingga H+3 Lebaran 2025 ini dengan angka yang signifikan, yakni ada 370.668 orang dan 86.733 unit kendaraan telah menyeberang dari Jawa ke Bali.

Sementara dari arah sebaliknya dari Bali menuju Jawa, jumlahnya lebih tinggi, yakni mencapai 600.052 penumpang dan 184.703 kendaraan.

Meski demikian, ASDP memastikan seluruh layanan di pelabuhan itu berjalan optimal dan lancar meski volume kendaraan dan penumpang meningkat. Dalam hal ini penguatan operasional serta sistem digitalisasi menjadi kunci dalam mengurai potensi antrean saat puncak arus balik.

“Kami terus mendorong masyarakat untuk membeli tiket penyeberangan secara mandiri melalui aplikasi dan website Ferizy. Sistem ini sangat membantu mempercepat proses layanan dan mengurangi kepadatan di pelabuhan,” ujar Shelvy.

Menurut dia, dengan pembelian tiket yang sudah dapat dilakukan 60 hari sebelum keberangkatan, pengguna jasa dapat merencanakan perjalanan dengan lebih tenang. Selain itu ASDP juga mendorong pemudik untuk memeriksa kesiapan kendaraan dan mengikuti aturan keselamatan pelayaran. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Kemenperin Dorong Gen Z Kembangkan Industri Batik

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.