Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sudinkes Jakarta Selatan Memastikan Takjil Ramadan Aman dari Bahan Berbahaya

📅 Kamis, 13 Mar 2025, 16:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sudinkes Jakarta Selatan Memastikan Takjil Ramadan Aman dari Bahan Berbahaya Doc: ANTARA
Ket. Seorang pedagang menjajakan minuman takjil di kawasan Pondok Labu, Jakarta, Kamis (13/3/2025).

JAKARTA– Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Selatan memastikan takjil yang dijajakan selama Ramadan aman dari bahan berbahaya melalui pengawasan pangan yang rutin dilakukan.

"Kami sudah memeriksa sebanyak 324 sampel takjil dan dipastikan hasil negatif dari bahan pangan berbahaya," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan Yudi Dimyati saat dihubungi di Jakarta, Kamis (13/3).

Yudi mengatakan sejumlah sampel itu dikumpulkan dari 10 puskesmas kecamatan yang ada di wilayah Jakarta Selatan.

Ratusan sampel itu dengan rincian 21 sampel (Cilandak), 30 sampel (Jagakarsa), 12 sampel (Kebayoran Baru), 8 sampel (Kebayoran Lama), dan 5 sampel (Mampang Prapatan).

Lalu, 76 sampel (Pasar Minggu), 24 sampel (Setiabudi), 120 sampel (Pancoran), 20 sampel (Pesanggrahan), dan 8 sampel (Tebet).

"Proses pemeriksaan takjil masih berlangsung selama bulan Ramadan sampai tanggal 20 Maret," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengimbau kepada para pedagang untuk selalu menjaga keamanan dan kualitas pangan selama bulan Ramadan .

Para pedagang diminta untuk menjaga kebersihan serta memberikan pelayanan yang jujur kepada konsumen dengan menyajikan makanan yang sehat dan layak konsumsi.

"Pastikan bahan makanan yang digunakan segar, tidak kedaluwarsa, dan hindari penggunaan bahan tambahan berbahaya seperti formalin, boraks, dan pewarna tekstil," ujarnya.

Kemudian, diimbau pula kepada konsumen agar lebih sadar akan pentingnya memilih makanan yang aman, sehat, dan bersih.

"Jangan tergiur harga murah atau tampilan yang menarik saja, tapi perhatikan juga keamanan dan kebersihannya," tambahnya.

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Kesehatan memberikan stiker sebagai bentuk apresiasi dan mereka (pedagang) bersedia untuk diberikan pembinaan oleh Puskesmas.

Diharapkan stiker tersebut dapat menjadi pemberitahuan kepada calon pembeli agar mengetahui tempat membeli takjil yang aman untuk dikonsumsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PT KAI Tertibkan Bangunan Liar di Jalur Pasar Senen

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
PT KAI Tertibkan Bangunan L...
Nasional
Mentrans Sebut Transmigrasi...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Tim Bola Voli Putra Indonesia Torehkan Sejarah,  Juara AVC Cup 2026 Usai Balas Kekalahan dari Korea Selatan

Tim Bola Voli Putra Indonesia Torehkan Sejarah, Juara AVC Cup 2026 Usai Balas Kekalahan dari Korea Selatan

28 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.