Orang Tua Wajib Tahu! Vokasi UI Edukasi Pendampingan Anak Penyandang Cerebral Palsy
📅 Kamis, 13 Agu 2026, 15:18 WIB | Oleh: Marcellus Widiarto
DEPOK - Program Studi Fisioterapi Sekolah Vokasi Universitas Indonesia (UI) memberikan edukasi kepada orang tua penyandang Cerebral Palsy yang berbasis praktik langsung komprehensif, terstruktur, dan mudah diaplikasikan di lingkungan keluarga terutama remaja putri.
Ketua Tim Pengmas, Faizah Abdullah di Depok, Kamis menegaskan semua remaja putri tanpa terkecuali memiliki hak yang sama untuk memperoleh informasi dan pendampingan kesehatan reproduksi yang tepat.
“Remaja putri penyandang CP mengalami proses perkembangan pubertas yang sama seperti remaja lainnya, bahkan dalam beberapa kasus tanda-tanda pubertas dapat muncul lebih dini. Karena itu, kesiapan orang tua adalah kunci," katanya.
Ia mengatakan isu kesehatan reproduksi bagi remaja penyandang disabilitas hingga kini masih menghadapi tantangan kompleks.
"Banyak orang tua merasa kesulitan dalam memberikan pemahaman mengenai perubahan fisik, memfasilitasi kesiapan menstruasi pertama, hingga menerapkan tata cara perawatan kebersihan diri yang sesuai dengan keterbatasan motorik anak," ujarnya.
Edukasi itu diikuti sebanyak 40 peserta yang terdiri atas remaja putri penyandang CP beserta orang tua dan pendamping mendapatkan pelatihan langsung.
Pelatihan itu mencakup panduan menghadapi menstruasi pertama, pemilihan produk sanitasi yang sesuai dengan kebutuhan fisik anak, teknik penanganan awal nyeri haid menggunakan terapi kompres hangat, hingga edukasi pengaturan posisi tubuh yang ergonomis untuk kenyamanan anak.
Edukasi itu merupakan program pengabdian kepada masyarakat (pengmas) bertajuk “SERASI (Sehat Bestari Remaja Putri): Pemberdayaan Orang Tua melalui Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja Putri Penyandang Cerebral Palsy.”
Melalui SERASI, tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga membangun kepercayaan diri orang tua agar mampu memberikan pendampingan yang aman, nyaman, serta mampu menjaga kemandirian anak di rumah.
Kegiatan ini berkolaborasi dengan Rumah Cerebral Palsy Depok, program itu bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan teknis para orang tua dalam mendampingi remaja putri penyandang Cerebral Palsy (CP) saat memasuki masa pubertas dan menjaga kesehatan reproduksinya secara berkelanjutan.
Selain aspek fisik dan medis, para orang tua juga dibekali teknik komunikasi terbuka untuk membimbing anak mengenali perubahan tubuh serta mengekspresikan rasa tidak nyaman secara positif.
Bunda Fatimah, salah seorang orang tua peserta, mengaku kini memiliki kesiapan mental dan keterampilan praktis dalam mendampingi putrinya.
“Alhamdulillah, kegiatan SERASI memberikan bekal yang sangat konkret. Saya jadi paham cara menyikapi tanda pubertas yang mulai muncul pada anak saya, mulai dari penanganan nyeri haid, penyesuaian posisi duduk yang nyaman untuk anak CP, hingga pencegahan infeksi area kewanitaan. Ini membuat saya jauh lebih siap dan tenang,” tuturnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!