Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Masalah Anak Putus Sekolah, Disdikbud Kaltim Hadirkan Pendidikan Jarak Jauh

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 15:02 WIB | Oleh:
Atasi Masalah Anak Putus Sekolah, Disdikbud Kaltim Hadirkan Pendidikan Jarak Jauh Doc: Antara foto
Ket. Sekretaris Disdikbud Kaltim Rahmat Ramadhan.

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) secara resmi meluncurkan Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) guna memenuhi hak belajar bagi anak-anak putus sekolah di wilayah setempat. 

"Program rintisan ini kami hadirkan sebagai solusi strategis dan inklusif bagi peserta didik yang terhalang oleh kendala geografis, ekonomi, maupun keterbatasan waktu," kata Sekretaris Disdikbud Kaltim Rahmat Ramadhan di Samarinda, Kamis. 

Disdikbud Kaltim memperkuat komitmen tersebut dengan peningkatan sarana di SMA Negeri 11 Samarinda yang ditunjuk sebagai sekolah induk penyelenggara program PJJ. 

Rahmat menjelaskan bahwa fokus utama dari inisiatif ini adalah merangkul kembali para remaja putus sekolah agar dapat meraih masa depan yang lebih baik melalui skema belajar yang adaptif.  

Pihak dinas juga mengimbau agar masyarakat serta orang tua tidak perlu mengkhawatirkan status keabsahan dokumen kelulusan dari sistem sekolah fleksibel ini. 

Ijazah yang nantinya diterbitkan bagi para lulusan Program PJJ dipastikan memiliki kedudukan hukum yang sah dan seratus persen setara dengan ijazah sekolah reguler. 

Pemerintah daerah menyadari bahwa pemerataan akses jaringan internet serta ketersediaan pasokan listrik di beberapa wilayah pelosok masih menjadi tantangan utama di lapangan. 

"Untuk menjawab kendala teknis tersebut, Disdikbud Kaltim berkomitmen untuk terus memperkuat dukungan infrastruktur serta menyediakan sarana teknologi pendukung belajar digital mandiri," jelas Rahmat. 

Saat ini, pendaftaran program pendidikan jarak jauh tersebut telah dibuka secara luas bagi masyarakat tanpa dipungut biaya alias gratis.

Sasaran prioritas dari penerimaan siswa baru ini dikhususkan bagi anak-anak putus sekolah jenjang menengah yang berada pada rentang usia 16 hingga 18 tahun.

Selain itu, Disdikbud Kaltim juga terus meningkatkan kompetensi tenaga pendidik melalui berbagai pelatihan agar para guru mampu menghasilkan bahan ajar digital yang berkualitas, kreatif, dan interaktif.

"Melalui penerapan pembelajaran berbasis teknologi, pemerataan akses pendidikan berkualitas dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat di penjuru Bumi Etam secara berkeadilan," ujar Rahmat. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...

Indonesia Ajak Kamerun Ramaikan TEI 2026

26 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Indonesia Ajak Kamerun Rama...

AS akan Menargetkan Kartel Narkoba seperti Memburu Teroris ISIS

39 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
AS akan Menargetkan Kartel ...
Luar Negeri
Arsitek Reformasi Ekonomi T...
Arsitek Reformasi Ekonomi Tiongkok, Zhu Rongji, Meninggal Dunia di Usia 97 Tahun

Arsitek Reformasi Ekonomi Tiongkok, Zhu Rongji, Meninggal Dunia di Usia 97 Tahun

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.