Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Rakyat Solusi Memutus Rantai Kemiskinan

📅 Selasa, 11 Mar 2025, 05:46 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Sekolah Rakyat Solusi Memutus Rantai Kemiskinan Doc: istimewa
Ket. Dosen Magister Ekonomi Terapan Unika Atma Jaya, YB. Suhartoko

JAKARTA -Gagasan sekolah rakyat yang direncanakan Presiden Prabowo Subianto merupakan solusi konkret memutus rantai kemiskinan di Indonesia. Ini juga langkah yang tepat agar keluarga kurang mampu bisa mengakses pendidikan berkualitas.

"Ide mengenai sekolah rakyat memang sangat baik untuk memutus rantai kemiskinan ke generasi berikutnya,"ujar Dosen Magister Ekonomi Terapan Unika Atma Jaya, YB. Suhartoko pada Koran Jakarta, Senin (10/3).

Namun demikian lanjut Suhartoko, yang perlu dipikirkan adalah implementasinya yang berkaitan dengan anggaran yang besar untuk operasional dan prasarananya pelaksanaannya. Hal ini terkait dengan pengurangan anggaran di berbagai kementerian dan lembaga, apakah hanya dibebankan ke Kementerian Sosial?

"Persoalan lain yang perlu diperhatikan adalah sumber daya pengajar yang mempunyai kualitas hard skill maupun soft skill mengingat yang akan diajar pastinya mempunyai kualitas intelegensia, psikis yang beragam yang membutuhkan penanganan tersendiri,"ungkapnya

Kurikulum sekolah rakyat tentu harus diarahkan untuk menghasilkan siswa yang terampil dalam bekerja, level sekolah menengah kejuruan (SMK) lebih dibutuhkan daripada sekolah menengah atas (SMA) sehingga lebih membutuhkan peralatan peralatan, bengkel dan lain sebagainya . 

Sistem perekrutan juga menjadi masalah tersendiri dengan melihat keragaman karakter masyarakat miskin. "Oleh karena itu perlu perencanaan yang matang berkaitan pendirian sekolah rakyat,"pungkas Suhartoko

Diketahui, Presiden RI, Prabowo Subianto pada Senin (10/3) memanggil beberapa menteri ke Istana Kepresidenan, Jakarta, untuk membahas mengenai program Sekolah Rakyat. 

Dalam rapat tersebut, Presiden meminta para menteri mematangkan program tersebut agar Sekolah Rakyat sudah dijadwalkan bisa beroperasi efektif pada tahun ajaran 2025-2026 atau Juli 2025.

Rapat itu diantaranya membahas lokasi-lokasi sekolah, kurikulum, sarana dan prasarana, serta mekanisme penerimaan siswa.

Dalam rapat itu, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melaporkan kepada Presiden mengenai 53 lokasi di sejumlah daerah yang siap menyelenggarakan program sekolah rakyat. Jumlah itu jelasnya bisa terus bertambah karena kementerian akan terus berkoordinasi dalam waktu dua hingga tiga hari ke depan.

“Pada prinsipnya, Bapak Presiden meminta apa yang telah kami rencanakan itu terus dimatangkan, ditindaklanjuti, dan sebanyak mungkin daerah yang bisa berpartisipasi pada kesempatan pertama ini,” kata Syaifullah.

Penyelenggaraan program sekolah rakyat paparnya tidak hanya berfokus pada kurikulum, tetapi juga memastikan kesiapan infrastruktur. Sekolah-sekolah yang dipilih harus memenuhi syarat kelayakan, termasuk ketersediaan asrama, ruang kelas, tempat ibadah, kantin, hingga fasilitas olahraga.

Sekolah Rakyat juga terangnya untuk siswa dari keluarga miskin dan miskin esktrem dengan biaya gratis. Gus Ipul memastikan siswa tak dibebani biaya seragam hingga makan dan minum.

Dua Skema

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.