Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Samarinda-Unhas Jajaki Inovasi Teknologi sebagai Penyangga IKN

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 03:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Samarinda-Unhas  Jajaki Inovasi Teknologi sebagai Penyangga IKN Doc: Antara
Ket. Walikota Samarinda Andi Harun saat menerima rombongan MWA Unhas yang dipimpin oleh Ketua MWA, Prof. Dr. Andi Alimuddin Unde,di Balaikota Samarinda.

SAMARINDA - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bersama Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Hasanuddin (Unhas) menjajaki kolaborasi strategis memperkuat sektor pendidikan, riset, dan pengembangan teknologi yang diproyeksikan untuk mendukung posisi Samarinda, sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Wali Kota Samarinda, Andi Harun menjelaskan dengan jumlah penduduk yang mendekati satu juta jiwa, Samarinda sangat membutuhkan inovasi dan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) di tengah pesatnya dinamika pembangunan IKN.

“Samarinda sangat terbuka terhadap kerja sama. Banyak hal yang bisa kita kolaborasikan dan saya berharap sinergi ini nantinya benar-benar menghasilkan sesuatu yang konkret dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Andi Harun saat menerima rombongan MWA Unhas yang dipimpin oleh Ketua MWA, Prof. Dr. Andi Alimuddin Unde,di Balaikota Samarinda, kemarin.

Prof Andi Alimuddin menegaskan sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH), Unhas memiliki otonomi untuk membangun jejaring kemitraan yang berdampak langsung pada pembangunan daerah.

“Pemerintah daerah memiliki potensi sumber daya alam dan kebutuhan pembangunan, sementara perguruan tinggi memiliki SDM, riset, dan inovasi. Ketika keduanya dipertemukan, akan lahir berbagai solusi nyata,” ungkap Prof. Andi Alimuddin.

Beberapa potensi daerah yang dipetakan oleh Pemkot Samarinda untuk dikolaborasikan meliputi, Industri maritim dan galangan kapal, pemanfaatan besi tua kapal (scrap), pengelolaan sumur tua migas,layananan kesehatan dan pendidikan berbasis STEM, pengolahan air baku, serta sektor pangan dan peternakan.

Sementara itu Wakil Wali Kota Samarinda Andi Harun menekankan pentingnya hilirisasi riset agar tidak mandek di atas kertas, melainkan diterapkan untuk membentuk ekosistem yang bermanfaat langsung bagi warga Samarinda.

Salah satu gagasan yang mencuri perhatian dalam pertemuan ini adalah rencana pengembangan armada pengangkut sampah berbasis tenaga listrik.

Andi Harun menyambut antusias inovasi kendaraan listrik yang sebelumnya telah dipamerkan Unhas di kawasan IKN. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...

Erupsi Anak Krakatau: Bandara Dhoho Kediri Batalkan 2 Penerbangan

54 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Erupsi Anak Krakatau: Banda...
Advertisement
Erupsi 25 Jam Berakhir! PVMBG: Anak Krakatau Masih Berbahaya, Status Siaga Masih Berlaku

Erupsi 25 Jam Berakhir! PVMBG: Anak Krakatau Masih Berbahaya, Status Siaga Masih Berlaku

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.