Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DeepSeek Dihapus dari Toko Aplikasi Korea Selatan

📅 Senin, 17 Feb 2025, 11:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
DeepSeek Dihapus dari Toko Aplikasi Korea Selatan Doc: Guardian
Ket. Aplikasi DeepSeek di layar ponsel.

SEOUL - Pihak berwenang Korea Selatan pada hari Senin (17/2) mengatakan, DeepSeek tidak akan tersedia di toko aplikasi lokal sambil menunggu peninjauan terhadap penanganan data pengguna oleh perusahaan rintisan AI Tiongkok itu.

Aplikasi tersebut dihapus sementara pihak berwenang "memeriksa secara menyeluruh praktik pemrosesan data pribadi DeepSeek untuk memastikan kepatuhan" terhadap undang-undang setempat, kata Choi Jang-hyuk, wakil ketua Komisi Perlindungan Informasi Pribadi Korea Selatan, dalam konferensi pers.

DeepSeek meluncurkan chatbot R1 bulan lalu, mengklaim bahwa chatbot tersebut menyamai kapasitas pelopor kecerdasan buatan di Amerika Serikat dengan biaya yang jauh lebih murah, sehingga menjungkirbalikkan industri global.

Namun Korea Selatan, bersama Prancis dan Italia, mempertanyakan praktik data DeepSeek , dengan mengajukan permintaan tertulis untuk informasi tentang bagaimana perusahaan tersebut menangani data pengguna.

Dalam siaran pers, badan perlindungan data Seoul mengatakan DeepSeek telah "mengakui bahwa pertimbangan terhadap undang-undang privasi domestik agak kurang".

Badan tersebut menilai, menyelaraskan aplikasi tersebut dengan undang-undang privasi setempat "pasti akan memerlukan waktu yang cukup lama", tambahnya.

"Untuk mencegah meluasnya kekhawatiran, komisi menyarankan agar DeepSeek menghentikan sementara layanannya sembari melakukan perbaikan yang diperlukan," katanya. Ia menambahkan DeepSeek "menerima" usulan tersebut.

Aplikasi DeepSeek dihapus dari toko aplikasi lokal pada hari Sabtu pukul 6.00 sore waktu setempat.

DeepSeek tidak tersedia di toko aplikasi Apple versi Korea Selatan pada hari Senin.

Namun, masih tersedia bagi pengguna yang telah mengunduh aplikasi tersebut.

"Pengguna yang sudah ada... sangat disarankan untuk menggunakan layanan ini dengan hati-hati hingga hasil akhir diumumkan, termasuk menahan diri untuk tidak memasukkan informasi pribadi ke dalam kolom input DeepSeek," kata badan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.