Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPS Ungkap Luas Panen Padi di 2024 Alami Penurunan, Tiga Daerah Ini Jadi Penyumbang Utama

📅 Senin, 03 Feb 2025, 14:00 WIB | Oleh:
BPS Ungkap Luas Panen Padi di 2024 Alami Penurunan, Tiga Daerah Ini Jadi Penyumbang Utama Doc: antara foto
Ket. Catatan BPS terkait luas panen padi pada 2023-2024.

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, total luas panen padi sepanjang 2024 mencapai 10,05 juta hektar, mengalami penurunan sebesar 0,17 juta hektar dibandingkan dengan 2023.

Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, realisasi luas panen padi pada Desember 2024 mencapai 0,36 juta hektar, lebih tinggi dibandingkan dengan Desember 2023 yang sebesar 0,35 juta hektar.

“Patut diperhatikan bahwa penurunan tersebut disumbang utamanya oleh penurunan luas panen sepanjang Sub Round 1 atau Januari-April 2024 akibat luas panen yang bergeser pada 2024 sebagai dampak fenomena El Nino di semester II 2023,” ujar Amalia di Jakarta, Senin (3/2).

Ia menjelaskan, penurunan tersebut dapat terkompensasi oleh kenaikan luas panen sepanjang Sub Round 2 dan Sub Round 3, yaitu pada periode Mei-Agustus dan pada periode Sub Round 3 atau September sampai Desember 2024.

Berdasarkan hasil pengamatan Desember 2024, potensi luas panen padi sepanjang Januari sampai dengan Maret tahun ini diperkirakan mencapai 2,83 juta hektar atau mengalami peningkatan sekitar 0,97 juta hektar atau mengalami kenaikan sebesar 52,08 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024.

“Kami dapat sampaikan bahwa Januari sampai dengan Maret ini adalah angka potensi luas panen padi dan angka realisasi nantinya bisa lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan dengan angka potensi, tergantung pada realisasi dari kondisi pertanaman padi yang akan terjadi pada Januari sampai dengan Maret tahun ini,” kata Amalia.

Secara spasial, sekitar 50,20 persen dari total luas panen padi nasional pada 2024 terdapat di Pulau Jawa. Lima provinsi dengan total luas panen padi tertinggi sepanjang 2024 adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Lampung.

Penyumbang utama penurunan luas panen sepanjang 2024 adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Selanjutnya, sejalan dengan pola spasial luas panen, sekitar 54,19 persen dari total produksi padi nasional pada 2024 terdapat di Pulau Jawa dengan lima provinsi. Sedangkan, total produksi padi tertinggi sepanjang 2024 berada di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan dan Sumatera Selatan.

Berdasarkan realisasi produksi padi pada Desember 2024, maka produksi beras untuk konsumsi pangan penduduk mencapai 1,15 juta ton untuk Desember 2024, lebih tinggi dibandingkan dengan Desember 2023. Dengan demikian, total produksi beras sepanjang 2024 adalah sebanyak 30,62 juta ton.

Amalia melanjutkan, penurunan produksi beras pada 2024 disumbang oleh penurunan produksi pada Sub Round 1 akibat adanya El Nino yang berkepanjangan.

Namun demikian, penurunan produksi pada Sub Round 1 itu dapat dikompensasi dengan kenaikan produksi beras sepanjang Sub Round 2 (Mei-Agustus) dan Sub Round 3 (September-Desember) mengalami peningkatan produksi beras.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Bekasi Ringkus Kompl...
Olahraga
FIFA Siapkan Cincin Juara b...

Pemkot Bogor Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bogor Gelar Nobar Fi...
Luar Negeri
Spesies Monyet Baru Likweli...
  • Genap 70 Tahun, Danamon Perkenalkan Fitur D-Bank PRO hingga Travel Fair Nasional
    Preview komentar:
    Untuk menutup kartu kredit Bank Danamon Hubungi Danamon ...
    Untuk menutup kartu kredit Bank Danamon Hubungi Danamon ...
  • Norwegia Lolos Dramatis ke 16 Besar Piala Dunia usai Kalahkan Pantai Gading 2-1
    Preview komentar:
    Luar biasa. Tetap semangat dan terus bertahan Fervoma ...
  • Shell dan Pertamina Kompak Pangkas Harga BBM Per 1 Juli 2026, Intip Siapa Paling Murah!
    Preview komentar:
Gempa Bumi Kuat M7,3 Mengguncang Perbatasan Meksiko-Guatemala

Gempa Bumi Kuat M7,3 Mengguncang Perbatasan Meksiko-Guatemala

18 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.