Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bekasi Ketat Awasi Anggaran Desa

📅 Selasa, 21 Jan 2025, 03:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bekasi Ketat Awasi Anggaran Desa Doc: Diskominfosantik Kabupaten Bekasi
Ket. Penjabat Bupati Bekasi Dedy Supriyadi.

JAKARTA – Sebagai upaya mencegah tindak pidana penyelewengan anggaran Pemkab Bekasi meluncurkan”Jaksa Garda Desa” (JGD). Mereka akan menyosialisasikan aplikasi JGD ini kepada kepala desa, lurah, serta operator sistem keuangan desa secara daring.

“Aplikasi Jaksa Garda Desa memiliki beberapa keunggulan seperti sisi akses informasi secara real time mengenai keuangan yang dikelola ­pemerintah desa,” tandas Penjabat Bupati Bekasi Dedy Supriyadi.

Dia menyatakan ini saat membuka sosialisasi JGD kepada perangkat desa, Senin. Dalam acara ini, Dedy didampingi Kepala Kejari Kabupaten Bekasi Dwi Astuti Beniyati, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Rahmat Atong. Acara pembukaan dilaksanakan di Ruang Command Center Diskominfosantik, Bekasi.

“Dengan aplikasi tersebut masyarakat juga bisa mengetahui aliran penggunaan dana.

Ini sangat penting untuk mendorong partisipasi aktif warga dalam pengawasan keuangan serta pengelolaan dana desa,” jelas Dedy.

Menurutnya, kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas seluruh jajaran perangkat desa.

Ini terutama dalam pengelolaan keuangan sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan ke ­depan.

“Keberhasilan pelatihan ditentukan kolaborasi pemerintah desa, ­masyarakat, lembaga hokum, dan pemerintah daerah untuk mencapai tujuan bersama,” katanya.

Kepala Kejari Kabupaten Bekasi, Dwi Astuti Beniyati, menjelaskan, aplikasi ini terintegrasi dengan Kejaksaan Agung dan seluruh kejaksaan kabupaten-kota seluruh ­Indonesia.

Ini sebagai upaya antisipasi terhadap penyelewengan dana desa akibat ketidaktahuan perangkat maupun yang dilakukan secara sengaja.

“Karena itu dalam sosialisasi, para lurah, kepala desa, maupun perangkat lain mesti mengikuti dengan baik. Petugas intelijen yang memandu penggunaan fitur-fitur dalam aplikasi tersebut,” jelas Dwi Astuti.

Dwi menjelaskan, aplikasi ini akan memantau sekaligus membantu mengelola dana desa, cagar budaya, serta seluruh administrasi. Aplikasi ­dapat diunduh perangkat desa.

Data yang akan dimasukkan petugas operator ke dalam aplikasi menjadi basis awal program pendampingan Kejari Bekasi kepada kepala desa dan lurah tentang pengelolaan dana desa.

Nanti masih ada fitur-fitur lain yang harus dimasukkan. Kepala desa yang tidak tahu soal aplikasi akan dibantu operator masing-masing. Mereka akan dipandu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.