Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Virus Marburg Diduga Sebabkan Delapan Warga Tanzania Meninggal

📅 Rabu, 15 Jan 2025, 15:35 WIB | Oleh:
Virus Marburg Diduga Sebabkan Delapan Warga Tanzania Meninggal Doc: ANTARA/Pixabay
Ket. Penelitian tentang infeksi virus Marburg.

MOSKOW - Sebanyak delapan orang dilaporkan meninggal dunia di Tanzania, Afrika, akibat dugaan infeksi virus Marburg, menurut Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Rabu (15/1).

"Pada 13 Januari 2025, WHO menginformasikan kepada negara-negara anggotanya dan para pihak dalam Peraturan Kesehatan Internasional (IHR) tentang wabah dugaan penyakit virus Marburg di wilayah Kagera, Tanzania," kata Ghebreyesus di platform media sosial X.

"Hingga saat ini, kami mengetahui adanya 9 kasus, termasuk 8 orang yang telah meninggal dunia. Kami memperkirakan akan ada lebih banyak kasus dalam beberapa hari mendatang seiring peningkatan pengawasan penyakit," kata Ghebreyesus menambahkan.

Pada Desember lalu Kementerian Kesehatan Rwanda mengumumkan berakhirnya wabah virus Marburg di negara mereka.

Sejak menyebar pada pertengahan September 2024, total 66 kasus virus Marburg telah dilaporkan dan 15 kasus di antaranya berujung pada kematian.

Virus Marburg menyebabkan demam berdarah parah pada manusia dan ditularkan ke manusia dari kelelawar pemakan buah. Infeksi itu menyebar melalui kontak langsung cairan yang terinfeksi.

Gejala penyakit tersebut ditandai dengan demam tinggi, sakit kepala berat dan rasa lemas.

Menurut WHO, hingga kini belum ada vaksin atau obat antivirus yang disetujui untuk pengobatan penyakit tersebut. Sputnik-OANA/Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.