Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini 8 Tanda Peringatan Tubuh Jika Terlalu Banyak Konsumsi Karbohidrat

📅 Minggu, 05 Jan 2025, 15:00 WIB | Oleh:
Ini 8 Tanda Peringatan Tubuh Jika Terlalu Banyak Konsumsi Karbohidrat Doc: ANTARA/Freepik
Ket. Seorang wanita dengan banyak hidangan.

Karbohidrat adalah makronutrien penting karena berfungsi sebagai sumber energi utama tubuh, yang menjadi bahan bakar untuk segala hal, mulai dari aktivitas sehari-hari hingga fungsi otak.

Namun, mengkonsumsi terlalu banyak karbohidrat dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, berikut sejumlah tanda-tanda tubuh mengkonsumsi terlalu banyak karbohidrat menurut Eatthisnotthat, Selasa (31/12).

1. Berat badan bertambah

Terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat sederhana seperti pizza, keripik, dan makanan manis dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

Karbohidrat olahan ini sering kali mudah dikonsumsi secara berlebihan dan kekurangan nutrisi penting. Jujur saja, kapan terakhir kali Anda menakar porsi keripik camilan yang tepat?

Kemungkinan besar Anda telah menemukan diri Anda mengunyah tanpa berpikir panjang kandungan jumlah karbohidrat dan kalori dari kemasannya.

Penelitian mendukung hal ini. Sebuah penelitian menemukan bahwa meningkatkan asupan harian pati atau gula tambahan hanya 100 gram dikaitkan dengan kenaikan berat badan sebesar 2 hingga 3,3 kilogram selama empat tahun.

Meskipun 100 gram mungkin terdengar banyak, namun ternyata sangat mudah dijangkau. Sebagai contoh, 100 gram pasta kira-kira setara dengan 1½ porsi.

2. Gula darah tinggi

Baik saat menyeruput teh manis, membuka soda, menyeruput Frappuccino, atau mengunyah kue, karbohidrat olahan dapat menyebabkan lonjakan gula darah.

Ketika mengkonsumsi karbohidrat, tubuh memecahnya menjadi glukosa, suatu bentuk gula yang masuk ke dalam aliran darah.

Glukosa sangat penting untuk memberi bahan bakar pada tubuh, tetapi mengonsumsi terlalu banyak dan tidak dalam jumlah yang tepat dapat menyebabkan lonjakan yang konstan. Hal ini dapat menyebabkan kadar gula darah tinggi, trigliserida, dan kondisi kesehatan kronis seperti diabetes tipe 2.

3. Kembung dan sembelit

Merasa kembung atau begah? Terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat olahan, seperti roti putih dan camilan manis, dapat menyingkirkan makanan kaya serat yang mendukung pencernaan yang sehat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...

Italia Usul Tambah Pajak Bank Kelas Kakap

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Italia Usul Tambah Pajak Ba...
Luar Negeri
Iran Siapkan Undang-undang ...
Mengenal Arti Rebo Wekasan, Tradisi Tolak Bala Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

Mengenal Arti Rebo Wekasan, Tradisi Tolak Bala Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.