Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Label Batas Konsumsi Menu MBG Mulai Diterapkan SPPG Belitung

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 19:16 WIB | Oleh:
Label Batas Konsumsi Menu MBG Mulai Diterapkan SPPG Belitung Doc: ANTARA/Apriliansyah
Ket. Makanan dalam ompreng dari SPPG di Belitung yang sudah disalurkan di sekolah untuk dikonsumsi siswa, di Tanjungpandan, Rabu, (12/8).

TANJUNGPANDAN - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerapkan pemasangan informasi batas waktu konsumsi pada wadah makanan yang disalurkan ke siswa penerima manfaat di wilayah tersebut.

‎Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Belitung, Enggit Clara, di Tanjungpandan, Rabu, mengatakan pemasangan informasi batas waktu konsumsi pada wadah makanan diambil guna menindaklanjuti instruksi dan arahan resmi dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

‎"Saat ini implementasi pemasangan informasi batas konsumsi menu MBG sudah diterapkan di delapan sekolah yang menjadi penanggung jawab atau Person in Charge (PIC) ," katanya.

‎Ia mengatakan, nantinya kebijakan ini secara bertahap juga akan diimplementasikan di sekolah-sekolah lainnya.

‎Enggit menjelaskan, informasi batas konsumsi tersebut ditempelkan langsung pada wadah ompreng MBG.

‎Label tersebut memuat, lanjut dia, berisikan rincian batas waktu minimal dan maksimal makanan tersebut aman untuk dikonsumsi oleh para siswa.

‎"Langkah preventif ini bertujuan untuk memastikan kualitas makanan tetap dalam kondisi baik saat dinikmati, mencegah makanan basi, serta mengantisipasi kontaminasi mikroba berbahaya," ujarnya.

‎Ia sangat berharap siswa penerima manfaat dapat membaca dan mematuhi imbauan batas waktu konsumsi tersebut.

‎Lebih lanjut, Enggit juga menekankan pentingnya peran aktif dari para guru di sekolah serta orang tua di rumah, terutama jika ada kondisi tertentu yang menyebabkan makanan MBG dibawa pulang ke rumah oleh siswa.

‎"Peran guru dan orang tua sangat krusial untuk mengawasi. Sebab, apabila makanan tersebut sudah dibawa pulang ke rumah, kualitas dan keamanan konsumsi sudah di luar tanggung jawab pihak SPPG," kata Enggit. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Rangkul Pu...

AS Amankan Kendali Penuh Militer di Greenland

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
AS Amankan Kendali Penuh Mi...
Nasional
Pemerintah Bahas Upaya Perl...
Luar Negeri
Sebut Kuba 'Negara Gagal', ...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.