Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Target Sampah Nasional 2029, ADUPI, IDCTA dan ESGIN Bangun Infrastruktur Digital Industri Daur Ulang

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 19:18 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Dukung Target Sampah Nasional 2029, ADUPI, IDCTA dan ESGIN Bangun Infrastruktur Digital Industri Daur Ulang Doc: istimewa
Ket. Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI), Indonesia Carbon Trade Association (IDCTA), dan PT ESGIN Global Partners (ESGIN) meneken Memorandum of Understanding (MoU) untuk membangun infrastruktur digital berbasis Digital MRV, traceability, dan data lingkungan terverifikasi di Jakarta, Rabu (12/8)

JAKARTA-Tiga lembaga strategis nasional resmi berkolaborasi memperkuat transformasi industri daur ulang plastik Indonesia. Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI), Indonesia Carbon Trade Association (IDCTA), dan PT ESGIN Global Partners (ESGIN) meneken Memorandum of Understanding (MoU) untuk membangun infrastruktur digital berbasis Digital MRV, traceability, dan data lingkungan terverifikasi.

Penandatanganan dilakukan dalam ajang ASEAN Recycling Summit 2026, bagian dari rangkaian Indo Waste & Recycling 2026 Expo & Forum di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta, Rabu (12/8).

MoU diteken oleh Christine Halim selaku Chairwoman ADUPI, Riza Suarga selaku Chairman IDCTA, dan Yayang Ruzaldy selaku Vice President – Regional Head Indonesia PT ESGIN Global Partners.

"Kolaborasi ini merupakan kontribusi sektor swasta dan industri dalam mendukung target pemerintah untuk 100% sampah terkelola pada 2029, sekaligus mendorong kesiapan industri menuju pasar lingkungan dan pasar karbon," ucap Christine Halim selaku Chairwoman ADUPI.

Bangun Infrastruktur Data untuk Ekonomi Sirkular

Indonesia sudah memiliki ekosistem daur ulang yang luas mulai dari bank sampah, pengumpul, hingga perusahaan daur ulang. Tantangan selanjutnya adalah membangun infrastruktur data dan kepercayaan agar seluruh aktivitas dapat dicatat, ditelusuri, diukur, dan diverifikasi secara sistematis.

Melalui MoU ini, proses pengumpulan dan daur ulang akan terhubung dengan sistem pencatatan digital dan ketertelusuran material. Data tersebut akan menjadi bagian dari Digital Monitoring, Reporting and Verification (Digital MRV) untuk menghasilkan informasi lingkungan yang kredibel dan dapat diverifikasi.

Data lingkungan yang kredibel inilah yang akan menjadi fondasi untuk menilai kesiapan aktivitas atau proyek menuju Plastic Credit maupun peluang pasar karbon, sesuai metodologi, standar, dan regulasi yang berlaku.

"Transformasi industri tidak dimulai dari perdagangan kredit, melainkan dari pembangunan baseline, data, traceability dan Digital MRV yang memungkinkan dampak lingkungan diukur secara kredibel," jelas Yayang Ruzaldy selaku Vice President – Regional Head Indonesia PT ESGIN Global Partners.

Luncurkan Pilot Project Digital MRV Ekonomi Sirkular

Sebagai implementasi awal, ketiga pihak akan menjajaki IDCTA x ADUPI x ESGIN Circular Economy Digital MRV Pilot Project bersama perusahaan anggota ADUPI secara sukarela.

Pilot project akan fokus pada baseline assessment, kerangka digital traceability, Digital MRV, verified recycling data, dan environmental impact assessment. Ke depan, hasil pilot ini dapat dikaji lebih lanjut untuk potensi pengembangan Plastic Credit dan pasar karbon.

Model ini diharapkan menjadi proof of concept bagaimana aktivitas daur ulang di lapangan dapat ditransformasikan menjadi data lingkungan yang terstruktur, transparan, dan dapat diverifikasi. Jika efektif, kerangka ini akan direplikasi ke ekosistem industri daur ulang yang lebih luas.

Gabungkan 3 Kompetensi Strategis

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...

Cek HIV-AIDS Gratis

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Cek HIV-AIDS Gratis
Luar Negeri
Tailan Tuding Kamboja Cari ...
Advertisement
BI: Rupiah Makin Mendunia Berkat QRIS Antarnegara

BI: Rupiah Makin Mendunia Berkat QRIS Antarnegara

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.