Amerika Kerahkan Seluruh Pasukan Khusus Perketat Keamanan Nasional Antisipasi Serangan Teroris
📅 Jumat, 03 Jan 2025, 14:41 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
WASHINGTON – Saat ini militer dan polisi Amerika Serikat menjaga keamanan negara secara ketat. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi serangan teroris.
Langkah tersebut diambil terutama setelah terjadi serangan mematikan di New Orleans, hari Rabu (1/1) pagi. Otoritas seluruh Amerika Serikat meningkatkan langkah-langkah keamanan.
Di Houston, FBI dan Kantor Sheriff Harris County melanjutkan penggeledahan lokasi yang telah disetujui pengadilan di dekat persimpangan Hugh Road dan Crescent Peak Drive.
"Dalam operasi ini, kami telah mengerahkan tim-tim khusus, termasuk tim SWAT FBI, Negosiator Krisis, Teknisi Bom Agen Khusus, Pusat Operasi Taktis, Tim Respon Bukti, dan kelompok penyelidik kontra-terorisme," kata FBI.
Pembatasan penerbangan sementara diberlakukan. FBI meminta masyarakat untuk menghindari area tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di New York, Gubernur Kathy Hochul menyoroti investasi pemerintahannya dalam upaya kontra-terorisme. Ini termasuk tambahan pendanaan sebesar 10 juta dolar AS (sekitar 16,2 miliar) untuk mendukung upaya negara bagian mengatasi radikalisasi.
Komisaris Departemen Kepolisian New York City (NYPD) Jessica Tisch memastikan peningkatan kehadiran polisi di sejumlah lokasi penting guna menekankan kewaspadaan.
Setidaknya 15 tewas dan lebih dari 30 lainnya terluka ketika sebuah truk menabrak kerumunan di kawasan French Quarter, New Orleans, pukul 3.15 pagi waktu setempat, Rabu.
Sebaiknya Anda baca juga:
FBI mengidentifikasi tersangka yang diduga menabrakkan truk ke kerumunan perayaan Tahun Baru sebagai Shamsud-Din Jabbar, seorang warga negara AS berusia 42 tahun dan veteran militer.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!