Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam
📅 Senin, 03 Agu 2026, 11:54 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Lanjutan laga dalam gelaran Piala AFF 2026 malam ini diwarnai partai seru antara tuan rumah Indonesia dan Vietnam. Sudah pasti Indonesia akan menurunkan full team guna mengakhiri situasi lebih banyak kalah melawan Vietnam.
Tim nasional sepak bola Indonesia akan menjamu Vietnam pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/7), yang merupakan ujian sesungguhnya bagi skuad Garuda di turnamen tersebut.
Setelah mengawali kiprah di fase grup dengan hasil positif, yaitu dua kemenangan berturut-turut atas Kamboja (5-1) dan Timor Leste (3-0), Indonesia kini menghadapi lawan yang secara tradisional menjadi salah satu rival terkuat di kawasan Asia Tenggara.
Vietnam adalah juara bertahan turnamen. The Golden Star Warriors mengawali perjalanan dengan pesta tujuh gol di gawang Timor Leste, kemudian bermain imbang tanpa gol saat menjamu Singapura di Stadion My Dinh.
Ketajaman lini serang mereka yang diperkuat Nguyen Din Bach dan Nguyen Xuan Son akan menjadi ujian besar bagi lini pertahanan Indonesia yang dikawal kapten Rizky Ridho dan kawan-kawan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam sejarah pertemuan kedua tim di berbagai kompetisi, Indonesia memiliki catatan yang sedikit lebih baik. Sejak pertama kali bertemu pada 1991, Indonesia dan Vietnam sudah berhadapan sebanyak 31 kali.
Hasilnya, tim Merah Putih meraih 11 kemenangan, Vietnam menang sembilan kali, sedangkan 11 pertandingan lainnya berakhir imbang. Produktivitas gol kedua tim juga nyaris seimbang. Indonesia telah mencetak 36 gol, sementara Vietnam mengoleksi 35 gol.
Khusus di Piala AFF, Indonesia dan Vietnam telah bertemu sebanyak 11 kali sejak tahun 1996. Indonesia mengoleksi tiga kemenangan, kalah dua kali, dan bermain imbang enam kali. Indonesia sukses mencetak 18 gol ke gawang Vietnam dan kebobolan 15 gol. Skuad Garuda juga mencatatkan dua kali clean sheet melawan Vietnam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kini, kedua kekuatan Asia Tenggara itu kembali beradu taktik di pertemuan ke-12 dengan komposisi skuad yang sudah berubah.
Timnas Indonesia yang berada di bawah arahan pelatih asal Inggris, John Herdman, lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan pada laga kali ini. Faktor bermain di kandang menjadi salah satu keuntungan bagi skuad Garuda, mengingat dukungan penuh suporter di Stadion Pakansari, Bogor, dapat memberikan tambahan motivasi bagi para pemain.
Selain faktor tuan rumah, Indonesia juga memiliki modal dari kualitas individu pemain yang semakin berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Kombinasi pemain berpengalaman yang bermain di liga-liga di Eropa dan talenta muda di liga lokal membuat skuad Garuda memiliki variasi permainan yang lebih baik, baik dalam membangun serangan maupun menjaga keseimbangan di lini pertahanan.
Meski demikian, Vietnam tetap menjadi lawan yang tidak mudah ditaklukkan. Mereka memiliki organisasi permainan yang disiplin, semangat juang tinggi, serta pengalaman menghadapi pertandingan besar di level Asia Tenggara.
Pelatih John Herdman memperkirakan lini pertahanannya akan mengalami ujian berat menghadapi gempuran penyerang Vietnam, termasuk pemain naturalisasi dari Brasil, Nguyen Xuang Son.
Lini tengah Vietnam yang diisi pemain yang memiliki kreativitas dan visi bermain serta kemampuan mengontrol tempo permainan akan membuat Tom Haye dan kawan-kawan bekerja lebih keras untuk mengendalikan permainan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!