Pembangunan SDM dan Pengembangan Digitalisasi Jadi Fokus Bogor
📅 Senin, 03 Agu 2026, 12:19 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
BOGOR – Gambaran pembangunan tahun depan di Bogor sudah terlihat. Bogor akan focus pengembangan SDM dan digitalisasi. Pemerintah Kota Bogor memfokuskan arah pembangunan pada 2027 untuk memperkuat transformasi digital pemerintahan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui Rancangan Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim di Bogor, Jawa Barat, Senin, mengatakan tema pembangunan 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 yang menitikberatkan pada pengembangan kapasitas dan transformasi digital pemerintahan.
"RKPD Tahun 2027 mengusung tema tahun ketiga dari periodisasi RPJMD Tahun 2025-2029, yaitu pengembangan kapasitas dan transformasi digital pemerintahan," kata dia.
Ia menjelaskan fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan kapasitas SDM dan kelembagaan melalui integrasi pendidikan vokasional, penguatan literasi sains dan digital, serta pengembangan sistem pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masa depan.
Selain itu, transformasi digital diterapkan dalam penyelenggaraan pelayanan publik melalui implementasi e-government, integrasi sistem informasi daerah, serta penerapan kebijakan berbasis data (data-driven policy making) guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perubahan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, arah pembangunan tersebut selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bogor 2025-2045 yang menjadi pedoman pembangunan jangka panjang daerah.
Ia menyampaikan penyusunan Rancangan KUA-PPAS 2027 merupakan tahapan awal dalam proses penyusunan APBD 2027 sesuai ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.
Rancangan KUA-PPAS 2027, kata dia, memuat kebijakan mengenai pendapatan daerah, belanja daerah, dan pembiayaan daerah, termasuk pendapatan asli daerah (PAD) serta pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dedie mengajak DPRD Kota Bogor membahas Rancangan KUA-PPAS 2027 secara bersama-sama agar perencanaan anggaran yang disusun dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!