Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Tidak Menular ke Indonesia, Australia Konfirmasi Kematian Massal Pertama Satwa Akibat Flu Burung

📅 Senin, 03 Agu 2026, 17:11 WIB | Oleh:
Semoga Tidak Menular ke Indonesia, Australia Konfirmasi Kematian Massal Pertama Satwa Akibat Flu Burung Doc: Antara foto/Anadolu
Ket. Ilustrasi - Kasus langka infeksi flu burung subtipe A(H5N1).

ISTANBUL - Australia mengonfirmasi kematian massal satwa liar pertama terkait flu burung H5 yang mematikan, dengan burung camar jambul besar ditemukan di Baudin Rocks, sebuah pulau di lepas pantai tenggara South Australia, menurut laporan media lokal, Senin.

Burung-burung yang mati dan sakit terdeteksi pada Jumat (31/7) selama pengawasan udara di Baudin Rocks, sekitar 5 kilometer selatan Cape Jaffa, menurut Australian Broadcasting Corporation (ABC).

ABC mengatakan bahwa sampel yang dikumpulkan dari lokasi tersebut kemudian dinyatakan positif terinfeksi influenza unggas H5.

Australia, yang tetap menjadi satu-satunya benua yang bebas dari virus mematikan tersebut hingga 14 Juni, sejak itu hanya mendeteksi flu burung pada burung laut subantartika migrasi, sebagian besar burung petrel raksasa, yang ditemukan di pantai South Australia, West Australia, dan New South Wales.

Negara itu telah mencatat 74 kasus virus yang dikonfirmasi sejauh ini, termasuk 54 di South Australia, 10 di West Australia, tujuh di Victoria, dua di New South Wales, dan satu di Queensland.

Menteri Pertanian Federal Julie Collins mengatakan kematian massal tersebut sudah diperkirakan.

"Sayangnya, kita tahu bahwa begitu flu burung H5 menyebar di satwa liar dan lingkungan alam, tidak mungkin untuk menghindari kerugian yang signifikan, seperti yang mulai kita lihat sekarang," kata Collins.

Collins menambahkan bahwa tidak ada bukti flu burung pada unggas atau sistem pertanian dan risiko terhadap kesehatan manusia tetap rendah.

"Kami telah berinvestasi dan bekerja sangat erat dengan sektor pertanian kami, khususnya sektor unggas, dalam hal peningkatan dan penguatan biosekuriti untuk melakukan segala yang kami bisa untuk mencegahnya masuk ke sistem pertanian kami," kata Collins.

"Tetapi Anda cenderung melihat dampak penularan di seluruh dunia terkait H5," tambahnya.

Collins mengatakan warga Australia dapat memperkirakan bahwa flu burung terus menyebar, dengan jumlah satwa liar yang terpengaruh lebih banyak.

"Kenyataannya adalah Anda tidak dapat menghentikan burung asli dan liar terbang, dan Anda tidak dapat menghentikan hewan liar bergerak, dan itu akan berarti lebih banyak peristiwa kematian massal seperti yang telah kita lihat sekarang," kata Menteri Lingkungan Federal Murray Watt.

Watt menambahkan bahwa itu adalah awal dari "apa yang kemungkinan akan menjadi perjalanan panjang dan sulit dalam hal dampak pada satwa liar."

Dia mengatakan rencana pengelolaan nasional untuk flu burung H5 telah diaktifkan, dengan tambahan dana sebesar 24 juta dolar (Rp303 miliar) dari pemerintah negara bagian dan federal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...

Transaksi video commerce meningkat

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Transaksi video commerce me...
Megapolitan
Pegadaian Salurkan 1.000 Pa...
MARITIM

Tiongkok Mulai Kuasai Rute Maritim Arktik

26 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Tiongkok Mulai Kuasai Rute ...

Pengaspalan jalan pertanian di Kendari

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pengaspalan jalan pertanian...
Luar Negeri
Intelijen Spanyol Pastikan ...
Luar Negeri
Warga Jepang Dukung Pembata...
Nasional
Penutupan Muktamar Nahdlatu...
Advertisement
Indonesia-Singapura Umumkan Penggunaan Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral

Indonesia-Singapura Umumkan Penggunaan Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.