Ratusan Warga Korban Bencana Alam di Lebak Masih Mengungsi
📅 Selasa, 10 Des 2024, 17:26 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/HO-BPBD
LEBAK - Ratusan warga korban bencana alam di Kabupaten Lebak, Banten hingga kini masih mengungsi, karena potensi cuaca ekstrem di daerah itu cukup tinggi."Kami minta warga tetap waspada dan siaga bencana agar tidak menimbulkan korban jiwa," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama di Lebak, Selasa.Warga yang masih bertahan di pengungsian tersebut, merupakan korban terdampak pergerakan tanah dan tanah longsor.Ia menjelaskan, warga yang mengungsi, yakni masyarakat Desa Cidikit Kecamatan Bayah tercatat sebanyak 86 kepala keluarga (KK), dan warga di Desa Penyaungan Kecamatan Panggarangan sebanyak 25 KK serta Desa Neglasari Kecamatan Cibeber 40 KK."Mereka mengungsi di sekolah, mendirikan tenda dan tinggal di rumah kerabat," ujarnya.Ia mengatakan, untuk penanganan pergerakan tanah sesuai standar operasional prosedur (SOP), di antaranya melakukan asesmen untuk penyelamatan masyarakat yang terdampak bencana alam.Selain itu, juga menyediakan tempat pengungsian di tempat yang lebih aman dan mendistribusikan penyaluran logistik.Selanjutnya, BPBD Lebak akan menindaklanjuti dengan melibatkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung untuk dilakukan penelitian di lokasi pergerakan tanah.Kemungkinan hasil penelitian dari PVMBG Bandung sekitar dua pekan ke depan."Bagaimana hasil penelitian dari PVMBG, jika direkomendasikan harus direlokasi ke tempat yang lebih aman, maka dilakukan dan sebaliknya jika diperbolehkan ditempati, masyarakat tidak direlokasi," kata Febby. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!