Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian Kebudayaan Dukung Kemajuan Sastra di Kancah Global

📅 Kamis, 28 Nov 2024, 20:01 WIB | Oleh:
Kementerian Kebudayaan Dukung Kemajuan Sastra di Kancah Global Doc: Istimewa
Ket. Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, saat membuka acara JILF x JakTent, di Jakarta, Kamis (27/11) malam.


JAKARTA - Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, mengatakan, pihaknya akan terus mendukung kemajuan sastra di kancah global. Pihaknya akan terus mendorong kegiatan-kegiatan yang memperkuat jejaring internasional dan diplomasi budaya.

"Melalui kebijakan yang memfasilitasi kreativitas, memperluas jejaring internasional, dan meningkatkan literasi, kita bersama-sama dapat menjadikan sastra dan literasi Indonesia sebagai tonggak peradaban dunia," ujar Fadli, saat membuka acara JILF x JakTent, di Jakarta, Kamis (27/11) malam.

Dia menyebut, acara Jakarta International Literary Festival (JILF) x Jakarta Content Week (JakTent) 2024 selaras dengan tujuan Kementerian Kebudayaan. Keduanya menjadi ruang untuk membaca, menerjemahkan, dan memperluas cakrawala literasi dan kreativitas dari tingkat lokal hingga global.

"ini adalah bagian dari upaya mempromosikan kebudayaan Indonesia ke dunia, sejalan dengan misi Kementerian Kebudayaan untuk mendukung pengembangan literasi sebagai medium kebudayaan," jelasnya.

Sebagai informasi, JILF x JakTent akan berlangsung 27 November sampai 1 Desember 2024 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Acara tahun ini menghadirkan penulis, penerbit, penerjemah, dan pelaku kreatif dari berbagai negara, termasuk Palestina, Ukraina, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, Iran, dan Jepang.

Fadli mengungkapkan, JILF telah menjadi wadah pembahasan isu-isu sastra mutakhir sejak pertama kali diselenggarakan. Di sisi lain JakTent juga terus memperkuat ekosistem literasi dan konten kreatif, memberikan kontribusi signifikan dalam memperkaya wawasan masyarakat.

"Ini menunjukkan bagaimana literasi dan seni dapat mengakrabkan isu-isu tersebut kepada publik melalui berbagai format seperti diskusi panel, workshop, pertunjukan, dan pameran," katanya.

Dia menyebut, tema kedua acara tersebut mencerminkan tantangan dan harapan dunia saat ini. Tahun ini, JakTent mengangkat tema “Shared Culture Shared Future”, sementara JILF membawa tema “Facta: Words & Actions Aligned on Eco-Literature”.

"Tema-tema ini sangat relevan dengan kecemasan dan harapan masyarakat global hari ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Kemenaker Apresiasi Program...
Luar Negeri
AS Beri Sanksi Ekonomi ke I...
Daerah
Polisi Tangkap Tiga Pelaku ...
Olahraga
Petenis Putri Indonesia Ald...
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.