Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rumput Tembus 95 Persen, Si Jalak Harupat Siap Gelar Laga Panas FIFA ASEAN Cup 2026!

📅 Senin, 21 Sep 2026, 17:25 WIB | Oleh:
Rumput Tembus 95 Persen, Si Jalak Harupat Siap Gelar Laga Panas FIFA ASEAN Cup 2026! Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Arsip- Situasi Stadion Si Jalak Harupat saat digunakan pada gelaran Piala Presiden di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

BANDUNG - Pemerintah Kabupaten Bandung memastikan kondisi rumput Stadion Si Jalak Harupat telah mencapai progres 95 persen dan siap menyelenggarakan pertandingan Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 pada 25 September hingga 5 Oktober 2026.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung Dicky Anugrah mengatakan progres perbaikan rumput saat ini dilakukan oleh vendor yang disiapkan FIFA telah mencapai sekitar 95 persen.

“Kita optimistis karena memang rumput dari Si Jalak Harupat sudah memiliki standardisasi dan lisensi PSSI,” ujar Dicky di Bandung, Senin (21/9).

Dicky mengatakan Stadion Si Jalak Harupat berpengalaman menjadi salah satu venue Piala Dunia U-17 2023 sehingga memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan pertandingan internasional.

Menurutnya, standardisasi dan lisensi yang dimiliki stadion tersebut telah memenuhi persyaratan untuk digunakan dalam perhelatan FIFA ASEAN Cup 2026.

Dicky menambahkan penggunaan Stadion Si Jalak Harupat akan difokuskan untuk penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup selama periode 25 September hingga 5 Oktober 2026 yang diikuti empat negara yakni Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan.

“Untuk saat ini, 25 September sampai 5 Oktober, peruntukannya hanya untuk Piala ASEAN Cup. Tidak boleh digunakan untuk kegiatan yang lain,” katanya.

Ia mengatakan setelah periode penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup berakhir, Stadion Si Jalak Harupat dapat kembali digunakan untuk kegiatan lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pemkab Bandung berharap penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata, hotel, restoran, dan meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE).

“Mudah-mudahan bisa berimbas terhadap ekonomi masyarakat, sport tourism, dan sport industry. Ini juga menjadi harapan besar bagi Kabupaten Bandung,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Ekonomi
Regulasi Tak Konsisten, Ikl...

4.403 Jiwa Alami Kesulitan Air Bersih

30 menit yang lalu | Ones

Daerah
4.403 Jiwa Alami Kesulitan ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.