Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Laporkan Kasus Flu Burung Pertama pada Anak

📅 Sabtu, 23 Nov 2024, 11:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS Laporkan Kasus Flu Burung Pertama pada Anak Doc: CNA/AP
Ket. Gambar mikroskop elektron berwarna yang dirilis Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular pada 26 Maret 2024, menunjukkan partikel virus influenza burung A H5N1 (kuning), tumbuh di epitel Ginjal Anjing Madin-Darby (MDCK).

WASHINGTON - Seorang anak di California menjadi orang pertama di Amerika Serikat yang hasil tesnya positif terinfeksi flu burung, kata pihak berwenang pada hari Jumat (22/11), saat petugas kesehatan menawarkan pemeriksaan dan pengobatan pencegahan pada kontak yang terpapar di pusat penitipan anak.

Anak tersebut dari Alameda County di wilayah Teluk San Francisco, memiliki gejala ringan dan dikatakan pulih di rumah setelah menjalani perawatan dengan antivirus flu, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) dan Departemen Kesehatan Masyarakat California (CDPH).

Sebagai tindakan pencegahan, anggota keluarga dekat dites, dan semua hasil negatif.

Pejabat setempat juga telah menghubungi pengasuh dan keluarga di fasilitas penitipan anak, tempat anak tersebut menunjukkan gejala ringan sebelum dinyatakan positif.

Tes awal mendeteksi kadar virus flu burung yang rendah, yang menunjukkan anak tersebut kemungkinan tidak menular pada saat pengujian. Tes lanjutan empat hari kemudian menunjukkan hasil negatif.

Di Amerika Serikat, pusat penitipan anak biasanya melayani anak-anak berusia enam minggu hingga lima tahun.

"Wajar jika orang-orang merasa khawatir, dan kami ingin menegaskan kepada para orang tua, pengasuh, dan keluarga bahwa berdasarkan informasi dan data yang kami miliki, kami tidak yakin (penyakit) anak tersebut menular," kata direktur CDPH Tomas Aragon.

"Tidak ada penyebaran flu burung dari manusia ke manusia yang terdokumentasikan di negara mana pun selama lebih dari 15 tahun," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Ekonomi
Harga Emas Antam Hari Ini R...

Derbi DIY, PSS Versus PSIM Sudah Ditunggu-tunggu

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Derbi DIY, PSS Versus PSIM ...

Rezeki Nomplok bagi 5.000 Warga Subang Jawa Barat

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Rezeki Nomplok bagi 5.000 W...
Luar Negeri
Volkswagen Lakukan PHK Besa...

Cara Merawat Anak yang Beraktivitas Semakin Tinggi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Cara Merawat Anak yang Bera...
Megapolitan
Gebyar Bunga Rawa Belong Pe...

Pertama di Indonesia, PON Dilaksanakan di Pinggir Pantai

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pertama di Indonesia, PON D...
Advertisement
PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.