Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kisah Tragis Orangutan Sempurna di Ketapang, Ditemukan Kritis hingga Akhirnya Mati.

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 09:49 WIB | Oleh:
Kisah Tragis Orangutan Sempurna di Ketapang, Ditemukan Kritis hingga Akhirnya Mati. Doc: Antara Foto
Ket. Tim BKSDA dan IARI mengevakuasi Orangutan Sempurna dari kawasan perkebunan kelapa sawit milik warga di Dusun Sempurna, Desa Kuala Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang.

Badan Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat (Kalbar) menyampaikan orangutan bernama Sempurna mati setelah ditemukan dalam kondisi kritis di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dengan hasil nekropsi mengarah pada dugaan dampak paparan asap.

"Dari hasil nekropsi yang dilakukan pada oleh orangutan tersebut, tim medis dari IARI menemukan perubahan patologis signifikan pada sejumlah organ vital, terutama paru-paru yang mengalami kongesti dan atelektasis parsial," kata Kepala BKSDA Kalbar Murlan Dameria Pane di Pontianak, Jumat.

Dia menyampaikan sebelumnya Orangutan Sampurna ditemukan di kawasan perkebunan kelapa sawit milik warga di Dusun Sempurna, Desa Kuala Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang.

Laporan mengenai kondisi satwa tersebut diterima BKSDA Kalbar pada Minggu (30/8) lalu sekitar pukul 07.00 WIB dari masyarakat.

"Menanggapi hal tersebut, tim gabungan BKSDA Kalbar bersama Yayasan IAR Indonesia kemudian bergerak ke lokasi dan menemukan Sempurna dalam kondisi tidak mampu berdiri, gerak terbatas, serta mengalami gangguan pernapasan," tuturnya.

Petugas memberikan penanganan awal berupa oksigen dan cairan infus sebelum membawa orangutan tersebut ke pusat rehabilitasi Yayasan IAR Indonesia sekitar pukul 11.30 WIB.

Namun kondisi Sempurna terus memburuk. Tim medis sempat melakukan tindakan resusitasi jantung dan paru atau CPR, tetapi satwa tersebut akhirnya dinyatakan mati pada pukul 15.20 WIB.

Murlan Dameria Pane mengatakan hasil pemeriksaan sementara mengarah pada dugaan paparan asap yang menyebabkan gangguan fungsi paru dan hipoksia akut.

"Kami sangat menyayangkan Sempurna tidak dapat diselamatkan," kata Murlan.

Dia menambahkan BKSDA Kalbar mengapresiasi masyarakat yang segera melaporkan kondisi satwa tersebut karena laporan cepat menjadi faktor penting dalam memberikan pertolongan kepada satwa liar yang sakit, terluka, atau terdampak kondisi darurat.

BKSDA mengimbau masyarakat tidak menangani sendiri satwa liar yang ditemukan sakit, terluka, maupun terdampak asap, dan segera melaporkannya kepada petugas berwenang.

"Masyarakat dapat melaporkan temuan satwa liar kepada BKSDA Kalimantan Barat melalui nomor 08115776767 atau petugas di wilayah Ketapang melalui nomor 08115670041," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Ekonomi
Harga Emas Antam Hari Ini R...

Derbi DIY, PSS Versus PSIM Sudah Ditunggu-tunggu

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Derbi DIY, PSS Versus PSIM ...

Rezeki Nomplok bagi 5.000 Warga Subang Jawa Barat

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Rezeki Nomplok bagi 5.000 W...
Luar Negeri
Volkswagen Lakukan PHK Besa...

Cara Merawat Anak yang Beraktivitas Semakin Tinggi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Cara Merawat Anak yang Bera...
Megapolitan
Gebyar Bunga Rawa Belong Pe...

Pertama di Indonesia, PON Dilaksanakan di Pinggir Pantai

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pertama di Indonesia, PON D...
Advertisement
PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.