Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenpar Promosikan Yogyakarta dan Lombok sebagai Destinasi Alternatif Wisatawan India

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 09:15 WIB | Oleh:
Kemenpar Promosikan Yogyakarta dan Lombok sebagai Destinasi Alternatif Wisatawan India Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat upaya menarik lebih banyak wisatawan mancanegara asal India sekaligus memperluas pilihan destinasi mereka di Indonesia melalui kegiatan Familiarization Trip (Fam Trip) bagi travel agent dan tour operator (TA/TO) asal India pada 18–24 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut diikuti enam perwakilan perusahaan travel agent dan tour operator India, yakni Shree Corp, Flag Holidays, S V Holiday Bazaar Private Limited, Wayfarers Hub, Thomas Cook (India) Limited, dan SOTC Travel Limited.

Peserta dibagi menjadi dua grup dengan rute berbeda. Grup A mengeksplorasi Yogyakarta dan Bali, sedangkan Grup B mengunjungi Lombok dan Bali. Kedua grup kemudian bertemu di Bali untuk bersama-sama mengeksplorasi sejumlah daya tarik wisata di Pulau Dewata.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini di Jakarta, Kamis (3/8/2026), mengatakan Fam Trip menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan keragaman destinasi Indonesia kepada pelaku industri perjalanan India, terutama Yogyakarta dan Lombok yang berpotensi dikembangkan sebagai pilihan perjalanan selain Bali.

“Melalui program Fam Trip ini, diharapkan semakin banyak agen perjalanan India yang menyusun dan memasarkan paket wisata ke Yogyakarta dan Lombok. Kedua destinasi tersebut memiliki potensi untuk dikombinasikan dengan Bali yang sudah lebih dahulu menjadi salah satu destinasi utama pilihan wisatawan India,” ujar Ni Made Ayu Marthini.

Peserta Grup A yang terdiri atas Shree Corp, Thomas Cook (India) Limited, dan Wayfarers Hub diajak merasakan pengalaman perjalanan menuju Yogyakarta menggunakan Kereta Panoramic. Perjalanan tersebut tidak hanya menawarkan kenyamanan, tetapi juga memberikan pengalaman menikmati pemandangan dan lanskap melalui jendela kaca berukuran besar.

Pengalaman itu menjadi salah satu bagian unik dalam rangkaian Fam Trip karena konsep perjalanan tersebut dinilai relevan dengan tren wisatawan mancanegara, termasuk wisatawan India, yang semakin mencari pengalaman perjalanan unik dan berkesan.

Setibanya di Yogyakarta, peserta mengunjungi Candi Borobudur dan Candi Prambanan sebagai dua ikon warisan budaya dunia. Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan menyaksikan pertunjukan Sendratari Ramayana Ballet pada malam hari.

Berdasarkan masukan dari pelaku industri pariwisata India yang mengikuti program tersebut, Yogyakarta dinilai memiliki potensi kuat untuk dikembangkan sebagai destinasi pilihan bagi wisatawan India, khususnya segmen keluarga, wisatawan senior, wisatawan dengan minat terhadap budaya dan spiritual, serta kelompok MICE.

Kekayaan warisan budaya, candi, sejarah kerajaan, seni, serta pengalaman autentik masyarakat lokal dinilai relevan dengan karakter pasar India. Kedekatan historis dan budaya antara Indonesia dan India, khususnya melalui warisan Hindu-Buddha serta kisah Ramayana, juga membuka peluang untuk memperkuat posisi Yogyakarta sebagai destinasi wisata warisan budaya dan spiritual.

Pelaku industri perjalanan India juga melihat sejumlah aspek yang perlu diperkuat untuk meningkatkan daya tarik Yogyakarta di pasar India, antara lain konektivitas, ketersediaan pilihan kuliner yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan India, paket perjalanan keluarga, serta produk wisata budaya, edukasi, dan MICE.

Pengalaman budaya peserta dilengkapi dengan workshop pembuatan jamu tradisional di Jogjamu dan kunjungan ke situs Taman Sari. Rangkaian aktivitas tersebut dirancang untuk membuka peluang pengembangan sekaligus memperkaya storytelling produk wisata kebugaran (wellness) dan budaya yang relevan bagi pasar India.

Sementara itu, Grup B yang terdiri atas Flag Holidays, S V Holiday Bazaar Private Limited, dan SOTC Travel Limited mendapatkan pengalaman mengeksplorasi Gili Trawangan dan kawasan Kuta Mandalika di Lombok.

Perjalanan menuju Gili Trawangan dilakukan menggunakan fast boat dari Pelabuhan Padang Bai, Bali. Selama berada di Gili Trawangan, peserta menginap dan menikmati beragam aktivitas, antara lain snorkeling, berkeliling pulau menggunakan e-bike, menikmati suasana malam, serta mencoba cidomo, alat transportasi tradisional beroda yang ditarik kuda dan menjadi salah satu ciri khas Lombok dan Kepulauan Gili.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
Gebyar Bunga Rawa Belong Pe...

Pertama di Indonesia, PON Dilaksanakan di Pinggir Pantai

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pertama di Indonesia, PON D...
Ekonomi
MagangHub Jadi Jembatan Fre...

Rupiah Masih Rentan - 04 September 2026

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 04 Se...
Advertisement
PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.