Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rezeki Nomplok bagi 5.000 Warga Subang Jawa Barat

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 09:17 WIB | Oleh:
Rezeki Nomplok bagi 5.000 Warga Subang Jawa Barat Doc: ist
Ket. pencari kerja

SUBANG – Ada istilah, “Kalau rezeki tidak akan ke mana.” Mungkin itulah yang akan diterima warga Subang. Sebab sekitar 5.000 tenaga kerja lokal Subang akan diterima bekerja di industry manufaktur yang baru didirikan di Subang, Jawa Barat. Pbarik ini siap menyerap 5.000 pekerja lokal untuk mendukung pengembangan industri otomotif secara nasional.

General Manager BYD Asia Pacific Auto Sales Division Liu Xueliang dalam peresmian pabrik tersebut di Subang, Kamis, menyatakan pabrik tersebut melibatkan 5.000 pekerja lokal dari berbagai wilayah di Indonesia.

"Agar model mobil di sini dapat diproduksi dengan sempurna, hari ini kami sudah memiliki 5.000 pekerja lokal dari seluruh Indonesia. Mereka rajin, mereka bekerja keras," kata Liu.

Jumlah tenaga kerja itu diproyeksikan meningkat hingga sekitar 20.000 orang ketika pabrik telah beroperasi dalam kapasitas penuh. Pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 126 hektare itu memiliki nilai investasi mencapai belasan triliun rupiah.

Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi maksimal hingga 150.000 unit kendaraan per tahun, yang akan digunakan untuk membuat mobil listrik murni dan hybrid. Di sana, dilakukan empat proses manufaktur utama otomotif, yakni pengepresan atau stamping, pengelasan (welding), pengecatan (painting), dan perakitan (assembly).

Jenama tersebut membawa teknologi dan proses manufaktur yang dimilikinya ke fasilitas tersebut untuk mendukung produksi kendaraan energi baru di Indonesia.

Fasilitas baru tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan produksi BYD di Indonesia, tetapi, juga menjadi bagian dari pengembangan industri otomotif nasional berbasis teknologi.

"Basis produksi ini adalah basis produksi mobil energi baru 100 persen terbesar di Indonesia saat ini," ujar Liu.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita yang juga menghadiri peresmian tersebut berharap, mengharapkan investasi BYD tidak berhenti pada produksi kendaraan, tetapi, terus dikembangkan dalam ekosistem industri kendaraan listrik nasional dari hulu hingga hilir, mulai dari industri pengolahan bahan baku, manufaktur baterai dan battery pack, manufaktur kendaraan listrik, pengembangan pasar domestik hingga industri daur ulang baterai.

Pemerintah, kata Agus, berharap BYD dapat semakin memperkuat keterkaitan antarmata rantai tersebut, termasuk dengan melibatkan industri komponen dan pemasok dari dalam negeri.

“Karena itu, peresmian fasilitas produksi pada hari ini menjadi momentum penting karena saya yakin akan menandai langkah BYD dari keberhasilan pembangunan pasar menuju penguatan kegiatan manufaktur di dalam negeri,” ujar Menperin Agus Gumiwang. Hingga saat ini model BYD Atto 1, M6 EV, M6 DM telah diproduksi secara lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Rezeki Nomplok bagi 5.000 Warga Subang Jawa Barat

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Rezeki Nomplok bagi 5.000 W...
Megapolitan
Cara Merawat Anak yang Bera...
Megapolitan
Gebyar Bunga Rawa Belong Pe...
Olahraga
Pertama di Indonesia, PON D...
Ekonomi
MagangHub Jadi Jembatan Fre...

Rupiah Masih Rentan - 04 September 2026

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 04 Se...
Advertisement
PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.