Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cara Merawat Anak yang Beraktivitas Semakin Tinggi

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 09:15 WIB | Oleh:
Cara Merawat Anak yang Beraktivitas Semakin Tinggi Doc: ist
Ket. aktivitas anak

JAKARTA – Bagaimana menghadapi anak yang memiliki kegiatan semakin tinggi agar tetap bisa menjaga kebersihan, kesegaran, dan kenyamanan setelah bermain maupun menjalani kegiatan sehari-hari? Orang tua perlu menyesuaikan kebutuhan perawatan diri anak dengan tingkat aktivitas mereka yang semakin tinggi tersebut.

Kepala Pemasaran HPC Kino Indonesia Lidwina Natalita mengatakan aktivitas anak saat ini semakin beragam sehingga kebutuhan perawatan diri tidak hanya berkaitan dengan menjaga kebersihan tubuh.

"Di umur-umur anak mulai aktif, kalau dilihat sekarang anak itu aktif, aktif banget," ujar Lidwina dalam acara peluncuran produk B&B di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, anak dapat berkeringat dalam waktu singkat setelah beraktivitas, termasuk ketika bermain di dalam rumah. Karena itu, kebutuhan perawatan anak perlu diperhatikan secara menyeluruh.

"Kadang-kadang baru mandi mungkin satu jam kemudian sudah basah kuyup, terus pas dicium kayak sudah bau," ujarnya.

Ia mengatakan kebutuhan perawatan anak tidak hanya mencakup tubuh, tetapi juga rambut dan gigi dengan menggunakan produk yang sesuai dengan kebutuhan anak.

Sementara itu, figur publik sekaligus seorang ibu, Fitri Tropica, mengatakan menjaga kesegaran anak merupakan bagian dari kenyamanan dalam menjalani aktivitas sekaligus mendukung kedekatan antara anak dan orang tua.

"Menurut aku, di usia-usia sekarang, ketika mereka masih nyaman, pulang sekolah, ketemu kita, mama minta dipeluk, itu momen-momen yang benar-benar mau aku puas-puasin," ujar Fitri.

Menurut dia, aktivitas anak dapat memengaruhi aroma tubuh meskipun kegiatan tersebut tidak selalu dilakukan di bawah terik matahari.

"Jangan sampai momen bonding kita ketika anak masih sangat nyaman untuk dipeluk, masih sangat mau kita peluk, cium, itu terganggu sama aroma-aroma yang sebenarnya bisa kita tangani dengan produk yang sesuai," ujarnya.

Fitri menambahkan, orang tua juga perlu mempertimbangkan kecocokan produk, fungsi, kesegaran, ketahanan wangi, serta harga ketika memilih produk perawatan untuk anak.

"Yang penting anaknya cocok, terus juga secara fungsi bisa membuat anak jadi bebas beraktivitas, anak juga merasa fresh," tambahnya.

Ia menilai produk perawatan anak juga perlu memberikan manfaat yang sepadan dengan biaya yang dikeluarkan orang tua sehingga kebutuhan perawatan tetap dapat dipenuhi tanpa mengabaikan pertimbangan keluarga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Cara Merawat Anak yang Beraktivitas Semakin Tinggi

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Cara Merawat Anak yang Bera...
Megapolitan
Gebyar Bunga Rawa Belong Pe...
Olahraga
Pertama di Indonesia, PON D...
Ekonomi
MagangHub Jadi Jembatan Fre...

Rupiah Masih Rentan - 04 September 2026

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 04 Se...
Advertisement
PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.