Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seminar Internasional SIL UI Soroti Koperasi Indonesia di Era Anthropocene

📅 Rabu, 20 Nov 2024, 21:05 WIB | Oleh:

Diskusi juga menampilkan Suroto, CEO dari Induk Koperasi Usaha Rakyat Indonesia (INKUR), yang berbagi pengalaman tentang pemberdayaan masyarakat melalui koperasi. Ditekankan pentingnya membangun jejaring dan kolaborasi untuk memperkuat peran koperasi dalam mendukung perekonomian lokal.

Seminar ini menampilkan berbagai inovasi yang menunjukkan bagaimana koperasi dapat menjadi alat untuk mencapai pembangunan berkelanjutan. 

Pada sesi selanjutnya, Elmutia Intan, CEO Lentera Farm Nusantara dan Rendang Ciheras, mempresentasikan pemberdayaan komunitas peternak di Ciheras, Tasikmalaya. Melalui gerakan Titip Qurban Lentera Farm, yang mengintegrasikan praktik ramah lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dari ketiga praktisi ini, peserta banyak mempelajari bagaimana cara mengintegrasikan konsep ekonomi sirkular dan sociopreneurship ke dalam strategi koperasi atau kelompok tani dan masyarakat, untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Panel diskusi yang melibatkan semua pembicara menghasilkan berbagai rekomendasi strategis. Rekomendasi tersebut mencakup digitalisasi koperasi, integrasi teknologi ramah lingkungan, serta penguatan kolaborasi internasional. Para peserta sepakat bahwa koperasi memiliki peran penting dalam mendorong inklusivitas dan solidaritas sosial di tengah tantangan era anthropocene. 

Sebagai penutup, Prof. Kosuke Mizuno memberikan pernyataan koperasi dapat menjadi pilar utama dalam mendorong pembangunan yang lebih adil dan berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan koperasi dapat beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan nilai solidaritas sosialnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.