Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabinet 'Gemuk' untuk Pastikan Adanya Stabilitas Politik dan Persatuan

📅 Jumat, 18 Okt 2024, 00:14 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kabinet 'Gemuk' untuk Pastikan Adanya Stabilitas Politik dan Persatuan Doc: ISTIMEWA
Ket. Sultan B Najamudin Ketua DPD RI - Kecakapan diplomatik pemimpin dibutuhkan untuk ciptakan peluang kolaborasi, menumbuhkan kepercayaan pasar, dan menarik investasi.

JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Najamudin menilai banyaknya menteri dalam kabinet Presiden Terpilih Prabowo Subianto nantinya untuk memastikan terwujudnya stabilitas politik dan persatuan nasional.

Bangsa Indonesia terlalu besar dan kompleks untuk dikerjakan oleh satu atau dua kelompok, sehingga Prabowo merasa harus melibatkan lebih banyak putra-putri terbaik bangsa, dengan mempertimbangkan banyak variabel, baik latar belakang pendidikan, pengalaman, kewilayahan, dan afiliasi politik. "Karena secara teori, dalam sistem presidensial tidak dikenal istilah koalisi apalagi oposisi politik," ucap Sultan, seperti dikutip Antara di Jakarta, Kamis (17/10).

Karenanya dia mengapresiasi langkah Prabowo yang berani melakukan terobosan dan transformasi pemerintahan dengan menempatkan banyak putraputri terbaik bangsa untuk memimpin kementerian dan lembaga negara. Menurutnya, kabinet Prabowo memiliki visi dan filosofi pembangunan nasional yang solid dan komprehensif. Dengan demikian, tidak tepat apabila jumlah kementerian dan komposisi susunan kabinet Prabowo dikatakan gemuk.

Ia mengaku sempat berdiskusi hampir satu jam beberapa waktu yang lalu dengan Prabowo guna membahas kabinet di pemerintahan nantinya. "Pak Prabowo memiliki caranya sendiri, yang saya kira sangat baik untuk menata pemerintahan yang tertib dan merekrut para menteri atau wakil menteri bertanggung jawab," tuturnya. Sultan berharap dengan komposisi kabinet yang kuat, solid, berintegritas, dan profesional akan terbentuk pemerintahan yang mampu bekerja secara maksimal.

Dengan begitu, sambung dia, Prabowo nantinya bisa lebih banyak mengambil posisi strategis di panggung global. Dalam situasi global yang semakin tidak menentu seperti sekarang ini, ia menekankan bahwa sudah saatnya pemimpin Indonesia tampil dan lantang menyerukan perdamaian dan keadilan sosial di panggung internasional.

Selain itu, ia berpendapat kecakapan diplomatik pemimpin nasional sangat dibutuhkan untuk menciptakan peluang kolaborasi, menumbuhkan kepercayaan pasar, dan menarik lebih banyak investasi. Sebelumnya Prabowo mengatakan, RI merupakan negara besar sehingga dirinya membuat pemerintahan persatuan nasional yang kuat dengan kabinet gemuk. "Saya ingin membuat pemerintahan persatuan nasional yang kuat, terpaksa koalisinya besar. Nanti akan dibilang, oh kabinet Prabowo kabinet gemuk, banyak. Ya negara kita besar bung," Prabowo

Berantas Korupsi

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia, Igor Dirgantara, mengatakan pemberantasan korupsi harus menjadi penekanan demi pembuktian kepada masyarakat bahwa pemerintahan jauh lebih baik untuk pemberantasan korupsi.

Menurut Igor, kabinet gemuk dipastikan akan menelan anggaran negara cukup besar. Anggaran tersebut harus dipertanggungjawabkan para menteri dengan cara memberikan kinerja yang berdampak kepada masyarakat. Manajer Riset Seknas Fitra, Badiul Hadi mengatakan kabinet mendatang perlu memastikan bahwa Inspektorat, BPK dan KPK memiliki kemampuan yang memadai, independensinya terjaga untuk mengawasi kabinetnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
  • Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian
    Preview komentar:
    Bukannya Vivo & BP 92 udah 16.130 dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.