Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Deteksi Gempa Belum Canggih, Legislator Usulkan BMKG Adopsi Teknologi Jepang

📅 Sabtu, 29 Agu 2026, 15:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Deteksi Gempa Belum Canggih, Legislator Usulkan BMKG Adopsi Teknologi Jepang Doc: DPR RI
Ket. Anggota Komisi V DPR RI Sriyanto Saputro saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik meninjau Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (28/8/2026).

SURABAYA - Anggota Komisi V DPR RI Sriyanto Saputro mengusulkan agar kualitas sistem pendeteksi dini gempa bumi di Indonesia ditingkatkan sehingga tingkat keandalannya setara dengan sistem peringatan dini tsunami. 

Ia menilai negara perlu hadir secara maksimal untuk memperbarui teknologi dan meningkatkan kemampuan deteksi kebencanaan guna meminimalisasi risiko korban.

"Secara umum terkait dengan antisipasi tsunami, saya kira sudah bagus. Tapi kita ingin lebih lagi. Sampai detik ini yang belum bisa sempurna adalah terkait dengan deteksi terhadap gempa. Kemampuan kita memang belum sampai sejauh itu, tapi ini perlu kita dorong terus," papar Sriyanto dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI di Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (28/8) yang disiarkan media resmi DPR RI.

Ia menegaskan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tidak perlu ragu untuk menjalin kerja sama atau mengadopsi teknologi dari negara-negara yang sudah maju dalam mitigasi kebencanaan. Ia secara spesifik mencontohkan Jepang sebagai salah satu negara referensi yang memiliki fasilitas pendeteksi gempa sangat mumpuni.

"Kalau memang harus belajar misalnya ke Jepang, menggunakan fasilitas peralatan yang sekiranya bisa mendeteksi terkait dengan gempa, tentunya negara perlu hadir. Saya kira tidak ada masalah kalau memang itu memerlukan biaya," tegas Legislator Daerah Pemilihan Jawa Tengah IV tersebut.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Sriyanto memastikan bahwa Komisi V DPR RI siap memberikan dukungan penuh dari sisi penganggaran institusi. Penyempurnaan sarana dan prasarana geofisika tersebut dinilai sebagai investasi jangka panjang yang krusial bagi keselamatan masyarakat Indonesia yang berada di wilayah rawan gempa. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Anak Berkarunia Khusus Mendapat Tempat di Jakarta

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Anak Berkarunia Khusus Mend...
Megapolitan
Pemprov Terus Memperbaiki S...
Advertisement
Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.