Laboratorium Bawah Tanah Tiongkok Mencari Jawaban atas Misteri Alam Semesta
📅 Kamis, 17 Okt 2024, 11:35 WIB | Oleh: Tim PenulisFisikawan telah mengetahuinya selama puluhan tahun tetapi masih kurang memiliki pengetahuan mendalam tentang cara kerjanya.
Para peneliti akan menggunakan Juno untuk mendeteksi neutrino yang dipancarkan oleh dua pembangkit listrik tenaga nuklir Tiongkok, yang masing-masing terletak 53 kilometer (33 mil) jauhnya.
Mereka kemudian akan menggunakan data tersebut untuk mengatasi sesuatu yang disebut masalah "hierarki massa", yang diyakini penting untuk meningkatkan teori fisika partikel.
Para ilmuwan telah mengetahui bahwa neutrino hadir dalam tiga tingkat massa yang berbeda, tetapi mereka tidak mengetahui mana yang terberat dan mana yang teringan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Memecahkan masalah itu dapat membantu mereka lebih memahami model standar fisika partikel, yang pada gilirannya memungkinkan mereka mempelajari lebih banyak tentang masa lalu dan masa depan alam semesta.
"(Proyek ini) akan menguji secara mendalam pemahaman kita tentang osilasi neutrino dan mekanika kuantum," kata Huber dari Virginia Tech.
"Jika ternyata Juno menunjukkan pemahaman kita (saat ini) salah, maka itu akan menjadi sebuah revolusi."
Sebaiknya Anda baca juga:
Wang, manajer proyek, mengatakan para peneliti yakin mereka akan "mendapatkan hasil hierarki massa di depan orang lain".
Dalam ilmu dasar, katanya sambil tersenyum, "yang pertama berarti segalanya, dan yang kedua tidak berarti apa-apa".
Ketegangan Negara Adikuasa
Para ilmuwan memperkirakan bahwa enam tahun data akan dibutuhkan untuk memecahkan pertanyaan hierarki massa.
Dan meskipun percobaan serupa akan dilakukan di AS dan Jepang dalam beberapa tahun mendatang, Juno "lebih unggul dalam perlombaan ini", kata Jennifer Thomas, seorang fisikawan di University College London yang juga duduk di Komite Ilmiah Internasional proyek tersebut.
Sekitar 750 ilmuwan dari 17 negara mengambil bagian dalam kolaborasi tersebut, termasuk "dua kelompok Amerika", menurut Wang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!