Laboratorium Bawah Tanah Tiongkok Mencari Jawaban atas Misteri Alam Semesta
📅 Kamis, 17 Okt 2024, 11:35 WIB | Oleh: Tim PenulisSemakin banyak yang berminat untuk bergabung, tambahnya, "namun sayangnya, karena banyak alasan yang diketahui... mereka tidak diperbolehkan".
Saat persaingan AS-Tiongkok dalam bidang sains dan teknologi memanas, Washington telah menyelidiki akademisi asal Tiongkok yang berbasis di AS atas tuduhan memata-matai atau mencuri kekayaan intelektual, dan telah mendorong lembaga-lembaga dalam negeri untuk melonggarkan hubungan dengan mitra-mitra Tiongkok.
Beijing telah dituduh oleh pemerintah Barat dan organisasi internasional membatasi akses ke data tertentu dan menghalangi penyelidikan terhadap topik sensitif, seperti asal-usul Covid-19.
Namun, seorang sarjana Amerika dan anggota Juno mengatakan bahwa ia bersemangat untuk mengerjakan proyek "unik" tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami tidak sepenuhnya mati rasa terhadap situasi politik, karena terkadang ada kesulitan (bagi peneliti) dalam memperoleh visa" dan menavigasi rintangan birokrasi yang lebih ketat, kata Juan Pedro Ochoa-Ricoux, seorang fisikawan eksperimental di Universitas California, Irvine, kepada AFP.
Ia mengatakan masalah seperti itu "mempengaruhi kedua belah pihak, mungkin rekan-rekan kita di Tiongkok bahkan lebih daripada kita di AS".
Namun, katanya, "dengan bekerja sama, kami juga menunjukkan bagaimana sains bisa dan harus apolitis".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!