Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Gelar 'Operasi Khusus' di Dekat Taiwan, Terusik dengan Pertemuan Jepang-Filipina

4 Minggu, 07 Jun 2026, 11:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Gelar 'Operasi Khusus' di Dekat Taiwan, Terusik dengan Pertemuan Jepang-Filipina Tiongkok Gelar 'Operasi Khusus' di Dekat Taiwan, Terusik dengan Pertemuan Jepang-Filipina Doc: Xinhua/EPA
Ket. Tokyo dan Manila memiliki keluhan yang sama terkait klaim teritorial maritim Tiongkok di Laut Tiongkok Timur dan Laut Tiongkok Selatan.

BEIJING - Tiongkok menggelar "operasi penegakan hukum" di perairan sebelah timur Taiwan menyusul pembicaraan baru-baru ini antara Jepang dan Filipina untuk menentukan batas wilayah tersebut, demikian dilaporkan media pemerintah, Sabtu (6/6).

Bulan lalu, Tokyo dan Manila menyatakan akan memulai pembicaraan formal "untuk menetapkan batas maritim" zona ekonomi dan landas kontinental di antara mereka, yang membuat Beijing marah.

Tiongkok, yang menegaskan Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, menyebut pembicaraan itu "ilegal" dan mengklaim kendali eksklusif atas perairan yang bersangkutan.

Pada hari Sabtu, Kementerian Perhubungan Beijing mengorganisir polisi maritim dari provinsi pesisir Fujian dan Guangdong untuk "melakukan operasi penegakan hukum lalu lintas maritim khusus di perairan sebelah timur Pulau Taiwan," menurut kantor berita pemerintah Xinhua.

Laporan tersebut tidak memberikan rincian tentang operasi tersebut, termasuk berapa lama operasi itu berlangsung atau apakah masih berlangsung, dan tidak menyebutkan apakah polisi maritim mengirimkan kapal ke daerah tersebut.

Operasi tersebut merupakan "tindakan yang diperlukan sebagai respons terhadap pengumuman sepihak Jepang dan Filipina bahwa mereka akan memulai 'negosiasi tentang penetapan batas maritim'" di dekat Taiwan, tambah Xinhua.

Taiwan mengatakan, Rabu, mereka harus dimintai pendapat mengenai pembicaraan Jepang-Filipina.

Kekhawatiran bersama antara Manila dan Tokyo terkait klaim teritorial maritim Tiongkok telah membuat mereka semakin dekat dalam beberapa tahun terakhir.

Jepang dan Tiongkok terlibat dalam sengketa teritorial dan ekonomi di Laut Tiongkok Timur, di mana kapal-kapal penjaga pantai dari kedua belah pihak secara rutin melakukan konfrontasi yang tegang.

Sementara itu, Beijing telah mengerahkan kapal angkatan laut dan penjaga pantai di Laut Tiongkok Selatan, dalam upaya menghalangi Filipina mengakses terumbu karang dan pulau-pulau yang penting secara strategis, yang menyebabkan serangkaian konfrontasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Istana Nilai Dugaan Penyadapan Kepala Negara dan Sejumlah Pejabat Negara Mengarah ke Makar

Istana Nilai Dugaan Penyadapan Kepala Negara dan Sejumlah Pejabat Negara Mengarah ke Makar

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.