Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Laboratorium Bawah Tanah Tiongkok Mencari Jawaban atas Misteri Alam Semesta

📅 Kamis, 17 Okt 2024, 11:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Laboratorium Bawah Tanah Tiongkok Mencari Jawaban atas Misteri Alam Semesta Doc: AFP/Jade GAO
Ket. Tiongkok telah muncul sebagai pusat kekuatan sains dalam beberapa tahun terakhir, dengan kepemimpinan Komunis negara tersebut menggelontorkan miliaran dolar untuk penelitian tingkat lanjut (Jade GAO).

KAIPING - Jauh di bawah lanskap subur Tiongkok selatan, sebuah laboratorium bawah tanah yang luas bertujuan menjadi yang pertama di dunia yang memecahkan misteri alam.

Tiongkok telah muncul sebagai pusat kekuatan sains dalam beberapa tahun terakhir. Kepemimpinan Komunis negara itu menggelontorkan miliaran dolar untuk penelitian tingkat lanjut untuk bersaing dengan Amerika Serikat dan pesaing lainnya.

Karya terbarunya adalah Jiangmen Underground Neutrino Observatory (Juno), fasilitas canggih untuk mempelajari partikel subatomik yang sangat kecil.

Proyek ini merupakan peluang "menarik" untuk menyelidiki beberapa blok pembangun alam semesta yang paling mendasar -- namun sulit dipahami --, menurut Patrick Huber, direktur Pusat Fisika Neutrino di universitas Amerika Virginia Tech, yang tidak terlibat dalam penelitian di fasilitas tersebut.

AFP baru-baru ini bergabung dengan tur media internasional ke observatorium di Kaiping, provinsi Guangdong, yang diselenggarakan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok, badan sains nasional negara tersebut.

Laboratorium tersebut dicapai dengan kereta kabel yang berjalan melalui terowongan menuju gua yang dibangun 700 meter (2.300 kaki) di bawah tanah untuk membatasi emisi radiasi.

Di dalamnya terdapat detektor neutrino, sebuah bola baja tahan karat dan akrilik dengan diameter sekitar 35 meter, yang disilangkan dengan kabel.

"Belum pernah ada yang membuat detektor seperti itu sebelumnya," kata Wang Yifang, manajer proyek Juno dan direktur Institut Fisika Energi Tinggi, saat para pekerja berhelm memberikan sentuhan akhir pada bola berkilau itu.

"Dari skalanya, Anda bisa lihat, ini rumit secara teknologi," kata Wang sambil melambaikan pena laser ke berbagai bagian instalasi.

Dimulai pada tahun 2014, Juno menghabiskan biaya sekitar 2,2 miliar yuan ($311 juta) untuk pembangunannya dan akan selesai tahun depan.

Fasilitas ini bertujuan untuk memecahkan teka-teki fisika mendasar tentang sifat partikel, lebih cepat daripada ilmuwan di Amerika Serikat, pemimpin dunia dalam bidang tersebut.

Penelitiannya juga dapat membantu kita lebih memahami planet Bumi, Matahari, dan bintang-bintang serta supernova lainnya.

"Yang Kedua Tidak Brarti Apa-apa"

Neutrino adalah partikel elementer yang ada di sekitar kita dan bergerak mendekati kecepatan cahaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Olahraga
Debut sebagai Nomor Satu, R...
Megapolitan
Pemkot Bogor Tertibkan 516 ...
Daerah
CFD Pontianak Kembali Digel...

Morowali Memanas! 75 TKA Dievakuasi Polisi Usai Bentrokan

52 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Daerah
Morowali Memanas! 75 TKA Di...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.