Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan

4 Jumat, 15 Mei 2026, 00:55 WIB | Oleh:
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan Doc: Brendan SMIALOWSKI/AFP
Ket. Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping - Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping menyapa anakanak yang melambaikan bendera Tiongkok dan AS dalam upacara penyambutan di Balai Besar Rakyat di Beijing, Kamis (14/5).

Pertemuan Pemimpin AS dan Tiongkok

BEIJING - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Presiden Tiongkok, Xi Jinping sepakat bahwa Selat Hormuz harus tetap terbuka untuk mendukung kelancaran arus energi global.

Hal itu tertuang dalam keterangan Gedung Putih pada Kamis (14/5) usai pertemuan puncak AS-Tiongkok di Beijing.

Menurut laporan NBC News, kedua negara tampaknya lebih banyak membahas perang Iran dan situasi Selat Hormuz tanpa menyinggung isu Taiwan.

Gedung Putih menyebut Xi menegaskan penolakan Tiongkok terhadap militerisasi Selat Hormuz maupun upaya mengenakan biaya bagi kapal yang melintas di jalur tersebut.

Xi juga menyatakan minat Tiongkok untuk membeli lebih banyak minyak Amerika guna mengurangi ketergantungan terhadap Selat Hormuz di masa depan.

Kedua negara juga sepakat bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan Trump dan Xi juga membahas upaya memperkuat kerja sama ekonomi, termasuk perluasan akses pasar bagi perusahaan Amerika di Tiongkok dan peningkatan investasi Tiongkok di sektor industri AS.

Kedua pemimpin ekonomi terbesar dunia juga menyoroti pentingnya menghentikan aliran prekursor fentanyl ke AS serta meningkatkan pembelian produk pertanian Amerika oleh Tiongkok.

Sementara itu, kantor berita pemerintah Tiongkok, Xinhua News Agency melaporkan Xi mengingatkan bahwa hubungan kedua negara dapat memicu bentrokan bahkan konflik jika isu Taiwan tidak ditangani dengan baik.

Xi juga menegaskan hubungan ekonomi Tiongkok dan AS bersifat saling menguntungkan dan dapat menghasilkan manfaat bagi kedua pihak.

Menurut Xinhua, kedua negara sepakat membangun hubungan bilateral yang stabil dan konstruktif sebagai panduan hubungan strategis dalam tiga tahun ke depan dan seterusnya.

Masa Depan Fantastis

Sebelumnya, Presiden Trump dalam pertemuan itu mengatakan kedua negara memiliki masa depan bersama yang fantastis.

Trump menyanjung Xi dengan mengatakan “suatu kehormatan untuk menjadi teman Anda”, sementara pemimpin Tiongkok itu, menanggapi dengan nada datar dan mengatakan kedua pihak “harus menjadi mitra dan bukan saingan”.

Kunjungan ke Beijing itu adalah kunjungan pertama presiden AS dalam hampir satu dekade, dan sambutan meriah tersebut menyembunyikan sejumlah ketegangan perdagangan dan geopolitik yang belum terselesaikan antara kedua negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Istana Nilai Dugaan Penyadapan Kepala Negara dan Sejumlah Pejabat Negara Mengarah ke Makar

Istana Nilai Dugaan Penyadapan Kepala Negara dan Sejumlah Pejabat Negara Mengarah ke Makar

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.