Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Marcos Teken UU Revitalisasi Pertahanan

📅 Rabu, 09 Okt 2024, 02:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Marcos Teken UU Revitalisasi Pertahanan Doc: AFP/LISA MARIE DAVID
Ket. Ferdinand Marcos Jr

MANILA - Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr, pada Selasa (8/10) menandatangani RUU yang bertujuan untuk mengembangkan industri pertahanan negaranya guna mengurangi ketergantungan pada sumber impor dan menciptakan peralatan yang disesuaikan dengan tantangan keamanannya.

"Ini adalah langkah maju yang logis bagi negara yang berada di titik tumpu perubahan dan volatilitas geopolitik. Intinya, undang-undang ini adalah tentang pengembangan industri pertahanan nasional yang kuat dan berkelanjutan," kata Presiden Marcos Jr usai meneken RUU tersebut.

Untuk mempromosikan dan mendorong investasi dalam teknologi dan produksi pertahanan negara, undang-undang pertahanan mandiri yang baru, akan ditawarkan insentif fiskal mulai dari keringanan pajak dan pembiayaan yang didukung pemerintah, imbuh Marcos Jr.

"Kami akan memprioritaskan penelitian dan pengembangan untuk mengembangkan sistem yang memenuhi persyaratan unik kami agar dapat tetap unggul dalam menghadapi ancaman yang terus berkembang, khususnya ancaman asimetris yang mungkin tidak dapat diatasi sepenuhnya oleh sistem tradisional," ucap Presiden Filipina itu.

Undang-undang baru, ungkap Marcos Jr, juga akan memprioritaskan produksi material pertahanan penting di negara tersebut, mulai dari senjata ringan dan kendaraan taktis hingga sistem yang lebih canggih.

"Hal ini membentuk pendekatan terstruktur terhadap pengembangan pertahanan, dimulai dengan kemampuan penelitian dan produksi yang menyelaraskan sektor pertahanan kita dengan tujuan strategis kita," tegas dia.

Undang-undang tersebut diharapkan akan melengkapi upaya pemerintah untuk memodernisasi militernya, karena akan membantu memastikan bahwa Filipina dapat memproduksi, memelihara, dan meningkatkan peralatan militer.

Modernisasi Militer

Sebelumnya Filipina memiliki industri pertahanan yang relatif kecil yang mampu memproduksi senjata kecil dan amunisi, tetapi belum mencapai produksi sistem militer canggih dalam skala besar seperti jet tempur.

Negara ini kini telah memulai fase terbaru dari upaya bernilai miliaran dollar untuk memodernisasi militernya di tengah meningkatnya ketegangan di Laut Tiongkok Selatan.

Filipina dilaporkan telah mengalokasikan 35 miliar dollar AS untuk pembangunan yang akan berlangsung selama dekade mendatang, karena negara ini telah berhadapan dengan Tiongkok dalam konfrontasi laut dan udara di wilayah yang disengketakan di jalur perairan yang sibuk tersebut.ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

PBB Peringatkan Dampak Luas Krisis Energi Kuba

59 menit yang lalu | Lili Lestari

Luar Negeri
PBB Peringatkan Dampak Luas...
Daerah
Gempa M5,6 Mengguncang Pula...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.